BREAKING NEWS
 

Swamedikasi Aman untuk Pekerja Migran, Ini Upaya FK Universitas Trisakti

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 14 April 2026 22:21 WIB
Kegiatan PkM Indonesia Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, di Sekolah Indonesia Johor Bahru, Malaysia, Jumat (10/4/2026). (Foto: Dok. Universitas Trisakti)

RM.id  Rakyat Merdeka - Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Sekolah Indonesia Johor Bahru, Malaysia, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Promoting Safe Self-Medication: Enhancing Health Literacy for Indonesian Migrant Workers in Johor Bahru” sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat Indonesia di luar negeri, khususnya dalam penggunaan obat secara mandiri yang aman dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini diikuti 67 peserta yang terdiri atas guru Sekolah Indonesia Johor Bahru dan anggota komite orang tua murid. Guru dipilih sebagai sasaran karena memiliki peran strategis sebagai agen edukasi kesehatan di lingkungan sekolah sekaligus bagian dari komunitas pekerja migran Indonesia di Johor Bahru.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai praktik swamedikasi yang aman, yang umum dilakukan untuk mengatasi keluhan ringan seperti demam, batuk, pilek, nyeri, dan gangguan lambung. Materi yang disampaikan meliputi prinsip penggunaan obat rasional, pengenalan jenis obat bebas yang aman, serta pentingnya memahami aturan pakai obat.

Perwakilan tim PkM, dr. Meiyanti, menegaskan bahwa swamedikasi merupakan praktik yang umum dilakukan di masyarakat, terutama pada kondisi dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.

Baca juga : Inovasi Circular Water System Universitas Trisakti Diterapkan di Masjid Jepang

Swamedikasi dapat menjadi solusi praktis untuk keluhan ringan, namun harus dilakukan secara tepat dengan memperhatikan pemilihan obat, dosis, cara penggunaan, serta durasi penggunaan. Masyarakat juga perlu memahami kapan harus segera mencari pertolongan medis,” ujar dr. Meiyanti, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (14/4/2026).

Dalam penyuluhan ini, peserta juga diperkenalkan dengan prinsip penggunaan obat rasional melalui pendekatan 5T, yaitu tepat keluhan, tepat obat, tepat dosis, tepat cara penggunaan, dan tepat lama penggunaan. Selain itu, peserta diingatkan untuk menghindari penggunaan antibiotik tanpa resep dokter guna mencegah resistensi antibiotik.

Adsense

Salah satu peserta, guru di Sekolah Indonesia Johor Bahru, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai guru. Selain menambah pengetahuan untuk diri sendiri, kami juga dapat menyampaikan informasi yang benar kepada siswa mengenai penggunaan obat yang aman. Materinya praktis dan mudah dipahami,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga disertai pemeriksaan kesehatan berupa tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan dilakukan oleh dr. Kurniasari selaku ketua tim PkM, dibantu Haryati dan Yuniarti sebagai laboran Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti.

Baca juga : Muzani Temui Haedar, Bahas Krisis Geopolitik

Hasil pemeriksaan disampaikan langsung kepada peserta oleh dr. Kurniasari, M.Biomed, Dr. dr. Meiyanti, dan Dr. dr. Yenny. Tim dokter menekankan pentingnya mencari pertolongan tenaga kesehatan profesional, terutama bagi peserta dengan tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kolesterol tinggi, maupun asam urat tinggi, serta tidak melakukan pengobatan mandiri.

Kegiatan ini juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi pekerja migran Indonesia dalam mengakses layanan kesehatan, seperti keterbatasan waktu, biaya, serta kendala bahasa dan sistem kesehatan di negara tujuan. Karena itu, peningkatan literasi kesehatan dinilai menjadi langkah penting dalam mendukung perilaku hidup sehat.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan obat rasional serta mendorong peran tenaga pendidik dalam menyebarluaskan informasi kesehatan yang benar.

Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, Tujuan 10 tentang Pengurangan Kesenjangan, serta Tujuan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru.

Baca juga : Idul Fitri, Pelaut Pertamina Patra Niaga Tetap Bertugas Di Lautan

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense