RM.id Rakyat Merdeka - Tokoh pers Bambang Sadono terus berkarya. Belum lama ini meluncurkan buku terbarunya yang berjudul "100 Alumni ITB-- Kebanggaan Almamater," edisi 2026.
Wartawan senior berusia 69 tahun ini menyerahkan 100 eksemplar kepada Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan ITB Ena Sukmana di Gedung Rektorat, Kampus Ganesha, Jl Tamansari, Bandung, Senin (13/7/2026).
Hadir dalam kegiatan itu Muhammad Ridlo 'Eisy, Teknik Geologi 1973 sekaligus rekan Bambang sesama wartawan.
Bambang yang merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Diponegoro berkarier di Suara Merdeka Semarang dan Suara Karya Jakarta hingga menjadi Sekjen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang kemudian menjadi politisi.
Sementara Ridlo berkarier di Pikiran Rakyat Bandung hingga menjadi anggota Dewan Pers dan terus setia terhadap profesinya.
Ridlo tidak masuk list sebagai 100 Alumni ITB Kebanggaan Almamater. Dia diberi kesempatan menyampaikan "Catatan Alumni Senior" pada halaman xxxi yang.berjudul: "Ada Enam Alumni ITB Jadi Menteri Prabowo."
Baca juga : Kementerian PU Luncurkan Buku 500 Hari Pembangunan Infrastruktur
Ridlo antara lain menyoroti sosok Dwisuryo Indroyono yang sekarang menjadi Duta Besar (Dubes) di Amerika Serikar, karena mempunyai kegemaran yang mirip dengan Bambang Sadono.
Indroyono menggerakkan penulisan jejak langkah alumni ITB, terutama alumni Angkatan 1973. Indroyono dan Ridlo adalah rekan seangkatan.
"Banyak kisah menarik yang bisa dinikmati dari para tokoh ITB yang ditampilkan dalam buku ini," tulis Ridlo.
Lebih lanjut Bambang menjelaskan, penyusunan daftar 100 alumni ITB melalui proses kurasi dengan kriteria tertentu. Syarat mutlaknya adalah masih hidup, agar generasi muda memiliki sosok nyata untuk dicontoh dan ditelusuri rekam jejaknya.
Selain itu, memiliki pengaruh atau kiprah di tingkat nasional. Misalnya, anggota DPR dan DPD, pimpinan perusahaan swasta nasional, direksi BUMN, rektor dan pembantu rektor perguruan tinggi.
Bambang menyebut, proses untuk merampungkan buku perlu waktu satu tahun. Ia menambahkan, buku "tebal" ini memiliki jumlah halaman 758 dan dimensi 14x20 cm.
Tokoh Sentral
Baca juga : Bambang Pacul Dorong Reformulasi Perjuangan Marhaenis
"Ada juga tokoh sentral pembangunan IKN Dr Ir Mochammad Basuki Hadimoeljono yang menegaskan optimisme yang tidak boleh surut," tulis Bambang di halaman xiii.
Dari sumber terpisah diperoleh informasi bahwa Basuki Hadimoeljono bukan merupakan alumni dari program sarjana ITB. Beliau adalah lulusan Teknik Geologi dari Universitas Gadjah Mada--UGM.
Walau demikian terjalin hubungan erat, terutama ketika ITB menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan-- Honoris Causa pada 2020 atas kontribusi luar biasa dalam pembangunan infrastruktur.
Doktor Kehormatan
Basuki senagai penerima gelar Doktor Kehormatan-- Honoris Causa dari ITB. Secara teknis bukanlah lulusan biasa. Gelar ini adalah penghargaan khusus. Penerima gelar tidak pernah mengikuti perkuliahan atau ujian akademik seperti mahasiswa pada umumnya.
Kagama
Salah seorang alumni UGM yg dinobatkan sebagai: "100 Alumni ITB--Kebanggaan Almamater" adalah Nezar Patria. Nezar adalah Wakil Menteri Komunikasi dan Digital merupakan alumni Fakultas Filsafat UGM.
Dia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada-- Kagama periode 2024–2029. Ketua Umum Kagama adalah Basuki Hadimoeljono.
Baca juga : Hari Ini, 50 Ribu Buruh Gelar Apel Besar Kebangsaan Di Jababeka
Nezar Patria adalah salah seorang alumni ITB. Dia meraih gelar Master of Business Administration-- MBA dari Sekolah Bisnis dan Manajemen-- SBM ITB tahun 2022.
Sumber Inspirasi
Rektor ITB Prof Dr Ir Tatacipta Dirgantara MT berharap buku ini tidak hanya dibaca sebagai kumpulan profil. Tapi juga sebagai sumber inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda.
"Kepada seluruh alumni, baik yang tercantum dalam buku ini maupun yang belum, saya menegaskan bahwa setiap kontribusi dalam skala apapun adalah bagian dari mozaik besar kebanggaan almamater," tulisnya.
Bambang Sadono kepada saya, kemarin mengirimkan buku: "100 Alumni ITB-- Kebanggaan Almamater bersama dengan buku: "100 Alumni ITS-- Kebanggaan Almamater, Cetakan Pertama 2026," ujarnya.
Selain itu juga disertakan buku: "Saya Berkarya Karena itu Saya Ada" untuk memperingati HUT-nya yg ke-69-- tanggal 30 Januari 1957 - 30 Januari 2026.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.