RM.id Rakyat Merdeka - Dinas Pendidikan Kota Bogor menegaskan larangan adanya pungutan sekolah yang dinilai memberatkan orang tua siswa. Kebijakan tersebut diterapkan agar kegiatan pembelajaran, termasuk acara perpisahan sekolah, tetap berlangsung tanpa menambah beban ekonomi keluarga peserta didik.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Herri Karnadi mengatakan, sekolah tidak diperkenankan melakukan pungutan yang bersifat memaksa dalam penyelenggaraan kegiatan perpisahan siswa.
"Kami tidak menginginkan ada pungutan yang memberatkan orang tua siswa, karena kegiatan sekolah harus tetap mengedepankan rasa kebersamaan dan tidak menambah beban masyarakat," ujar Herri, kepada wartawan, Rabu (22/7/2026).
Baca juga : Nekat Terjang Banjir Selama 3 Jam Demi Selamatkan Orangtua
Menurutnya, kegiatan sekolah tetap dapat dilaksanakan sepanjang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing sekolah dan tidak menjadi kewajiban yang membebani wali murid.
"Kegiatan sekolah boleh dilakukan, tetapi harus sederhana, menyesuaikan kondisi, dan tidak boleh ada unsur paksaan kepada orang tua siswa," katanya.
Dinas Pendidikan Kota Bogor juga meminta seluruh satuan pendidikan lebih mengutamakan nilai kebersamaan dibandingkan penyelenggaraan kegiatan seremonial yang memerlukan biaya besar. Sekolah didorong lebih kreatif memanfaatkan fasilitas sekolah maupun lingkungan sekitar agar kegiatan akhir tahun tetap berkesan tanpa pengeluaran yang tinggi.
Baca juga : Berfasilitas Lengkap, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Medan Siap Sambut MPLS
Selain itu, pihak sekolah diingatkan untuk menjaga komunikasi yang baik dengan orang tua dalam merencanakan setiap kegiatan. Transparansi dalam pengambilan keputusan dinilai penting untuk menghindari kesalahpahaman maupun keberatan dari wali murid.
Herri menegaskan, Dinas Pendidikan akan terus melakukan pengawasan terhadap praktik pungutan yang tidak sesuai ketentuan bersama para pemangku kepentingan pendidikan di Kota Bogor.
"Jika ditemukan praktik yang tidak sesuai arahan, tentu akan kami evaluasi agar kegiatan pendidikan berjalan sesuai prinsip keadilan dan kebersamaan," tegasnya.
Baca juga : Ekonom: Kopdes Merah Putih Sejalan dengan Semangat Ekonomi Pendiri Bangsa
Melalui kebijakan tersebut, Dinas Pendidikan Kota Bogor berharap kegiatan perpisahan sekolah tetap menjadi momen yang berkesan bagi para siswa tanpa membebani kondisi ekonomi keluarga. Pendekatan yang sederhana dan mengedepankan kebersamaan diharapkan dapat menciptakan pengalaman positif bagi peserta didik di akhir masa pembelajaran.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.