BREAKING NEWS
 

Punya Utang 35 T, AP l Nyiapin Jurus Restrukturisasi

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Minggu, 5 Desember 2021 19:36 WIB
Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Faik menilai, beban semakin bertambah karena saat pandemi, Angkasa Pura l lagi melakukan pengembangan berbagai bandaranya yang berada dalam kondisi lack of capacity.

Beberapa pengembangan bandara yang dilakukan, antara lain Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo (YIA) yang menghabiskan biaya pembangunan hampir Rp 12 triliun dan Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin yang menghabiskan biaya pembangunan sebesar Rp 2,3 triliun.

Baca juga : Sambut Transisi EBT, PLN Siapkan 3 Jurus Jitu

Kemudian, Terminal Baru Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang sebesar Rp 2,03 triliun, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sebesar Rp 2,6 triliun.

Selain itu, pengembangan bandara lainnya, seperti Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Lombok Praya, Terminal 1 Bandara Juanda Surabaya, Bandara Pattimura Ambon, Bandara El Tari Kupang.

Baca juga : Bos Garuda Optimistis Restrukturisasi Mulus

Semua itu, kata Faik, dibiayai melalui skema penggunaan dana internal dan berbagai sumber lain, seperti kredit sindikasi perbankan serta obligasi.

"Dengan situasi traffic yang menurun dan adanya tekanan keuangan, Angkasa Pura I harus dihadapkan dengan kewajiban membayar pinjaman sebelumnya yang digunakan untuk investasi pengembangan bandara," ucapnya.

Baca juga : Penuhi Konsumsi Nasional, Holding PTPN Restrukturisasi Bisnis Gula

Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, tumpukan utang Angkasa Pura l berasal dari rendahnya lalu lintas di bandara kelolaannya selama pandemi.

Menurutnya, saat ini Kementerian BUMN lagi mencari solusi bagi Angkasa Pura l lewat restrukturisasi utang dan efisiensi. Harapannya restrukturisasi bisa diselesaikan pada Januari tahun depan. [KPJ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense