Dark/Light Mode

Pertajam Penyaluran KUR, BNI Andalkan Klasterisasi

Kamis, 9 September 2021 18:03 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri) di acara optimalisasi penyaluran KUR oleh BNI di Provinsi Sumatera Utara, Kamis (9/9). (Foto: Dok BNI)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri) di acara optimalisasi penyaluran KUR oleh BNI di Provinsi Sumatera Utara, Kamis (9/9). (Foto: Dok BNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam rangka mendorong peningkatan produktivitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di masa pandemi, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut mendukung upaya kolaboratif Pemerintah melalui sinergi antar Kementerian dan Lembaga dalam penyaluran dan pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Berkenaan dengan hal tersebut, optimalisasi penyaluran KUR berbasis Klaster Usaha dalam meningkatkan kesejahteraan dan pemulihan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara telah dilaksanakan pada Kamis (9/9)

Baca juga : BTN Targetkan Penyaluran Kredit Tumbuh 8 Persen Tahun ini

Acara ini dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Airlangga mengatakan, sinergi Kementerian dan Bank Himbara sangat diperlukan dalam mengawal pola klaster, tidak hanya berhenti dari sisi pembiayaan melainkan lebih ke percepatan inklusi keuangan secara menyeluruh.

Hal tersebut diterapkan pada ekosistem pada suatu klaster, sehingga dari hulu hingga ke hilir UMKM dapat terbantu secara tepat sasaran.

Baca juga : Petani Dan Pemda Kompak Tolak Kenaikan Tarif Cukai Tembakau

Bentuk inisiasi kerjasama tersebut terimplementasikan melalui pembentukan klaster-klaster unggulan di sektor pertanian. Dimana hal ini sejalan dengan arahan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (KBUMN) bahwa fokus Delapan klaster unggulan (klaster padi, klaster jagung, klaster sawit, klaster tebu, klaster jeruk, klaster tanaman hias, klaster kopi, dan klaster porang).

Klasterisasi ini sangat berdampak kepada perekonomian Indonesia, dimana BNI dapat berperan aktif dalan mempermudah akses pembiayaan dan layan keuangan kepada petani. Sehingga petani diharapkan tidak perlu ragu dalam mengawal musim tanam Oktober–Maret.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.