RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdullah Latopada kagum dengan semangat Erick Thohir dan keluarga besarnya, atas baktinya kepada almarhum sang ayah, dengan membangun sebuah masjid yang megah.
Diketahui, Masjid At-Thohir yang dibangun oleh keluarga besar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir baru-baru ini telah diresmikan Presiden Jokowi.
Menurut KH Abdullah Latopada, yang biasa disapa Kiai Dollah, langkah Erick yang memuliakan orang tuanya melalui pembangunan masjid patut ditiru dan menjadi panutan masyarakat.
"Sebuah contoh yang sangat terpuji dan bisa dijadikan teladan umat. Karena keluarga Erick Thohir menggunakan kelebihan rezekinya di jalan yang bagus," kata Kiai Dollah kepada wartawan di Jakarta, Senin (21/3).
Baca juga : Bandara Juanda Dibuka, Khofifah: Ini Jadi Kebangkitan Ekonomi Jawa Timur
Lebih lanjut, Kiai Dollah mendorong para konglomerat muslim meniru cara-cara yang dilakukan Erick dengan membangun masjid.
“Hal ini jadi semangat, agar para pengusaha melakukan yang sama seperti Erick Thohir,” harapnya.
Masjid At-Thohir yang terletak di Depok, Jawa Barat, tak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, juga menjadi wisata religi setiap akhir pekan.
Selain itu, dengan parkiran yang luas, menjadi daya tarik bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta pelaku ekonomi kreatif (ekraf), sehingga banyak menyerap tenaga kerja.
Baca juga : Al Hidayah Janji Gerakkan Ekonomi UMKM Perempuan
"Pembangunan masjid ini banyak menyerap tenaga kerja lokal, alias warga sekitar. Sehingga mengurangi angka pengangguran. Bahkan sekitar masjid banyak tumbuh UMKM," terangnya.
Menurut mantan Kakanwil Kemenag Sulteng itu, Masjid At-Thohir yang indah dengan Desain Klasik Modern ini tentu harus dimanfaatkan dan dimaksimalkan untuk kesejahteraan umat secara luas.
"Kita mendukung rencana Pak Erick untuk membangkitkan UMKM melalui masjid. Apalagi UMKM ini menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Soal teknis pengembanganya, kita serahkan ke Pak Erick yang lebih paham," ujarnya.
Diakui Kiai Dollah, masjid bukan hanya sebagai sarana ibadah, juga sebagai pusat gerakan ekonomi rakyat.
Baca juga : Ketua PAN Subang Jadi Pendaftar Pertama
"Ini tepat sekali. Pelatihan-pelatihan UMKM perlu diperbanyak melalui masjid ini. Apalagi Pak Erick menjabat Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)," terang mantan Ketua Tanfidziyah Nahdatul Ulama (NU) Sulteng.
Menurut Kiai Dollah, memakmurkan masjid melalui berbagai cara, baik pengabdian maupun memberdayakan ekonomi umat, adalah tujuan mulia yang perlu mendapat dukungan umat Islam.
"Tidak mungkin semuanya mengandalkan pemerintah, karena dana pemerintah terbatas," tutupnya. [REN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.