Sebelumnya
Direktur Utama PT PEMA Zubir Sahim mengatakan, dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) akan menghasilkan energi listrik lebih murah dari yang ada saat ini. Dengan demikian, akan membantu sektor industry yang akan menghasilkan produk dengan harga bersaing.
Zubir berharap, dengan adanya Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dapat menciptakan kemandirian energi yang ramah lingkungan di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam.
Baca juga : Hari Perawat Nasional, Khofifah: Nakes Garda Terdepan Selama Pandemi
PT IKK sebagai perusahaan penyedia clean energy dan berfokus melakukan pengembangan di bidang EBT. Khususnya pembangkit listrik tenaga bayu dan tenaga surya. Selain itu PT IKK juga dalam tahap pengembangan industri garam dan industri kaca lembaran.
PT PEMA merupakan perusahaan daerah yang selama ini berperan dalam berbagai pembangunan di NAD dalam sektor usaha utama di bidang minyak & gas bumi, pertambangan, ketenagalistrikan, industri, perdagangan, konstruksi, agrobisnis, perikanan, properti, transportasi dan pariwisata.
Baca juga : Dubes Jepang Sowan Ke Wamenhan, Genjot Kerja Sama Pertahanan
Dengan kerja sama kedua belah pihak ini diharapkan wilayah NAD dapat menjadi provinsi yang bisa menghasilkan listrik secara mandiri, sesuai dengan paris agreement dan sesuai standar nasional yang diatur dalam Peraturan Kementerian ESDM No.35/2013.
PT PEMA sebagai perusahaan daerah akan lebih berperan dalam setiap pembangunan khususnya dalam bidang Energi Baru Terbarukan (EBT).
Baca juga : Catat, Berikut Syarat Terbaru Perjalanan Luar Negeri Dengan Pesawat
Demikian juga dengan PT IKK sebagai national company di bidang energi baru terbarukan yang dikelola oleh tenaga profesional dengan pengalaman puluhan tahun di BUMN serta memiliki tekat mampu bersaing dengan multinational company.
Kerja sama PT PEMA dan PT IKK merupakan kolaborasi wujud dari sebuah kemampuan perusahaan lokal, turut serta dalam membangun negeri tercinta di sektor EBT. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.