Sebelumnya
Ada fungsi lain, seperti di Bangka Belitung, diupayakan sebagai penetralisir air asam tambang, di perairan digunakan sebagai breakwater.
Ada potensi dimanfaatkan sebagai pupuk, yang saat ini masih dikaji untuk memperbaiki kondisi tanah.
“FABA ini menjadi material, untuk urukan, pengecoran jalan dan lainnya. Produk FABA juga bisa untuk mencegah abrasi, rehabilitasi lahan tambang dan bagaimana digunakan sebagai material terumbu karang, untuk perbaikan daerah pesisir,” ungkapnya.
Baca juga : Beri Bantuan Dana Tunai, Sobat Erick Dorong Kemajuan Bisnis Kain Tenun Khas Kalteng
FABA juga bisa memberdayakan UMKM masyarakat sekitar, dengan menjadi pengusaha paving, batako dan desa diharapkan mengembangkan Bumdes.
Sudah ada banyak Bumdes di beberapa daerah, bisa berjalan dengan produksi rutin dan konsumen yang banyak tersebar.
Di PLTU Belitung, PT PJB kerjasama dengan masyarakat untuk memproduksi batako dan lainnya dengan memanfaatkan 4 ton FABA dan ada yang sampai 50 ton pemanfaatan FABA di kawasan Pacitan.
Baca juga : Tidak Hanya Kelistrikan, Erick Thohir Dorong PLN Perluas Lini Bisnis
Direktur Operasi II PT Indonesia Power, R Bambang Anggono, mengatakan perusahaannya mempunyai information center dalam pengelolaan FABA.
Terutama untuk mengenalkan FABA, terkait proses produksi, peralatan sampai tempat penyimpanannya.
“Kita juga menampilkan produk turunan pemanfaatan FABA, dari komposisi material sampai proses pembuatannya, serta peralatan yang digunakan untuk membuat produk tersebut. Menginformasikan hasil riset dari perguruan tinggi atau lembaga riset lainnya, dalam upaya pemanfaatan FABA,” ujarnya.
Baca juga : Mantap, Arema FC Mau Borong Pemain Lagi!
Lalu, menampilkan penerapan pemanfaatan produk turunan FABA dan mendorong pemanfaatan FABA lebih massif.
Bahkan di tahun 2021 lalu, progres pengambilan sampel FABA di PT Indonesia Power, dilakukan oleh PT Semen Tonasa di bulan Desember. [FAZ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.