RM.id Rakyat Merdeka - Sepanjang Januari hingga Juni 2022, PT Bank CIMB Niaga Tbk atau CIMB Niaga mencatatkan capaian laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp 3,3 triliun. Angka tersebut tumbuh 17,8 persen year on year (yoy).
Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, CIMB Niaga mencatatkan kinerja yang menggembirakan pada semester pertama tahun ini, yang didorong oleh pertumbuhan kredit/pembiayaan yang kuat, peningkatan pada pendapatan fee, pengelolaan biaya yang baik, dan pembentukan cadangan kredit yang lebih rendah.
Baca juga : Laba Petrokimia Gresik Tumbuh 175 Persen
“Perolehan kinerja ini meningkatkan kepercayaan diri kami untuk mencapai target tahun 2022,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (27/7).
Ia mengatakan, CIMB Niaga secara berkesinambungan berfokus pada strategi utama yang menjadi keunggulan perusahaan, termasuk sebagai salah satu bank terdepan dalam inovasi perbankan digital.
Baca juga : Prabowo Jalan Di Tempat
“Dengan keunggulan dan pengalaman kami di perbankan digital, CIMB Niaga akan terus meningkatkan customer experience yang dapat mendorong pertumbuhan dan efisiensi jangka panjang,” ucapnya.
Tercatat jumlah kredit yang disalurkan sebesar Rp 189,7 triliun, terutama berasal dari pertumbuhan pada bisnis Corporate Banking naik 15,5 persen dan Consumer Banking tumbuh 13,8 persen.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.