Dark/Light Mode

Ganjar Sudah Unggul 6 Persen

Prabowo Jalan Di Tempat

Rabu, 13 Juli 2022 07:56 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Foto: Instagram Ganjar dan Prabowo)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Foto: Instagram Ganjar dan Prabowo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Survei elektabilitas calon presiden akhir-akhir ini makin menarik dan dinamis. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang selama ini kerap menempati urutan kedua, sekarang sudah unggul 6 persen dan berada di posisi teratas. Sebaliknya, Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang selalu nangkring di peringkat atas, elektabilitasnya justru jalan di tempat.

Begitu kesimpulan yang ditemukan dalam survei terbaru yang dilakukan lembaga Parameter Politik Indonesia (PPI). Kemarin, temuan survei PPI ini dirilis dalam dialog bertajuk “Hasil Survei Opini Publik Peta Politik Terkini Pilpres 2024”.

Survei dilakukan pada 15-29 Juni 2022 dengan menggunakan wawancara via telepon kepada 1.200 responden yang tersebar di seluruh Indonesia. Sampel diambil dengan metode simple random sampling dari 10.000 data target yang telah dipilih secara random. Tingkat kepercayaan survei ini adalah 95 persen, dengan margin of error plus minus 2,9 persen.

Baca juga : Prabowo Ngalap "Wangi" Jokowi

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengatakan, dalam survei itu pihaknya menanyakan siapa capres yang akan dipilih jika pilpres digelar hari ini. Hasilnya, Ganjar selalu berada di puncak klasemen. Baik dalam top of mind, simulasi 14 nama, 10 nama, 7 nama, maupun 3 nama.

Berdasarkan pilihan top of mind atau saat diminta menyebut satu nama, elektabilitas Ganjar mencapai 25,4 persen, disusul Prabowo dengan 19,0 persen. Di posisi ketiga, ada Anies Baswedan yang meraup dukungan sebanyak 17,8 persen. Di papan tengah dan bawah ada Ridwan Kamil 7,9 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 3,4 persen, dan Sandiaga Uno 2,9 persen.

Menurut Adi, nama-nama ini dipilih karena sering disebut publik sebagai kandidat capres. Adi menjelaskan, selisih Ganjar dengan kandidat lainnya berada cukup jauh yaitu lebih dari 5 persen. Selisih ini makin jauh dalam simulasi tiga nama.

Baca juga : Minggu Pagi, Terowongan Mina Sempat Mati Lampu

Dalam simulasi tiga nama, elektabilitas Ganjar mencapai 32,2 persen, diikuti Prabowo 26,4 persen dan Anies 22,3 persen. Belum memutuskan sebesar 19,1 persen. “Artinya, di antara figur-figur ini ternyata masih banyak pemilih atau responden kita yang belum menentukan pilihan politiknya," tutur Adi.

Kenapa Ganjar unggul? Menurut Adi, responden banyak memilih Ganjar karena tiga hal. Pertama, 26 persen menilai kinerja Ganjar sudah terbukti, merakyat 24,4 persen, dan baik 14 persen.

Sementara Prabowo dipilih karena karakter khas militernya yaitu berani dan tegas (39,1 persen). Anies dipilih karena kinerja dan kepemimpinannya dianggap baik (42,9 persen) dan cerdas (10,1 persen).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.