BREAKING NEWS
 

Lewat Usaha Binaan Kubedistik, Pertamina EP Tarakan Berdayakan Kelompok Difabel

Reporter & Editor :
FAZRY
Senin, 24 Oktober 2022 22:40 WIB
Upaya pemberdayaan masyarakat, perempuan, pendidikan, dan kesehatan menjadi perhatian PEP Tarakan Field dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), termasuk program Kubedistik. (IST)

 Sebelumnya 
Dia bercerita pada awal pembentukan kelompok, ada lima orang penyandang difabel yang bergabung. Kemudian bertambah menjadi 20 orang pada 2020 dan kini anggota Kubedistik berkembang jadi 26 orang.

Aktivitas membatik dilakukan di Rumah Batik Tarakan Tengah. Anggota Kubedistik juga dapat melakukan sebagian aktivitasnya di rumah dan dikembangkan aktivitas kelompok melalui diskusi online.

"Kain yang telah dibatik tinggal disetorkan ke sini (Kubedistik),” ujarnya. Sonny dan Kubedistik juga kreatif dalam membatik. Buktinya, mereka berupaya melestarikan budaya dan memanfaatkan sumberdaya alam sekitar, yaitu penggunaan pewarna alami dari batang mangrove. Apalagi mangrove melimpah dan mudah didapat di pesisir Kota Tarakan.

Baca juga : Kemenperin Pacu Industri Petrokimia Terapkan Ekonomi Sirkular

Dari sisi motif, lanjut Sonny, untuk melestarikan kebudayaan Kota Tarakan dalam hal ini budaya suku Tidung. Lalu dikembangkan motif khas Tidung, seperti motif batik pakis, motif batik cumi-cumi dan motif batik lainnya sesuai dengan kekayaan alam dan budaya setempat.

“Kubedistik kini memiliki HaKI (hak atas kekayaan intelektual) atas enam motif batik khas Tarakan dan beberapa motif lainnya tengah dalam proses mendapatkan HaKI,” ujarnya.

Sonny juga mengapresiasi dukungan PT Pertamina Hulu Indonesia yang bekerja sama dengan Askrindo dalam mendukung Kubedistik, termasuk pemberian asuransi kecelakaan diri bagi 26 anggota mulai tahun ini.

Baca juga : Sikat Penyalahgunaan Subsidi, Pertamina Gandeng Polda Jabar

Kubedistik juga mendapatkan sokongan dari Pertamina dalam pemasaran produk, termasuk pameran-pameran yang diadakan di sejumlah tempat di Tanah Air.

Dari sisi ekonomi, pendapatan Kubedistik mencapai Rp 143 juta per tahun dan Rp 1,3 juta per bulan untuk tiap anggota.

Selain itu, ada efisiensi biaya pengelolaan lingkungan yang mencapai Rp 17,5 juta. Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan, Arbain mengatakan program Kubedistik paralel dengan tujuan Pemkot.

Baca juga : Partai Garuda: Jangan Tunggu UU Pemilu, Segera Bersihkan Kelompok Politik Identitas!

Melalui usaha seperti ini, penyandang disabilitas benar-benar dapat diberdayakan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense