BREAKING NEWS
 

Obligasi AS Naik, Rupiah Makin Terseok

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Jumat, 18 November 2022 09:41 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jelang akhir pekan nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,05 persen ke level Rp 15.671 per dolar AS dibanding perdagangan kemarin di level Rp 15.663 per dolar AS.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Dolar Taiwan minus 0,2 persen, peso Filipina turun 0,12 persen, won Korea Selatan yang turun 0,03 persen, ringgit Malaysia anjlok 0,001 persen, yen Jepang naik 0,18 persen, baht Thailand naik 0,05 persen.

Baca juga : Kasus Covid-19 Naik, Rupiah Melorot

Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,38 persen ke level 106,55. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,59 persen ke level Rp 16.248, terhadap poundsterling Inggris minus 0,82 persen ke level Rp 18.638, dan terhadap dolar Australia melemah 0,71 persen ke level Rp 10.499.

Adsense

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, imbal hasil obligasi pemerintah AS naik pada Kamis setelah Presiden Fed St. Louis James Bullard membuat kebijakan harus menaikkan suku bunga setidaknya 5 persen hingga 5,25 persen untuk mengekang inflasi. 

Baca juga : Menlu Rusia Nyantai Di Teras

Ada juga peringatan terkait tekanan keuangan lebih lanjut ke depan. Dengan inflasi yang baru mulai mereda dan ukuran penjualan ritel AS meningkat pada laju tercepat dalam delapan bulan.

“Pernyataan The Fed dalam beberapa hari terakhir telah menekankan bahwa, mereka perlu melangkah lebih jauh untuk memadamkan tekanan inflasi,” jelasnya dalam riset, Jumat (18/11).

Baca juga : Awal Pekan, Rupiah Naik Tipis

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) menyebut peningkatan suku bunga acuan ini untuk memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah, agar sejalan dengan nilai fundamentalnya di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan makin kuatnya dolar AS.

Ibrahim memproyeksi, nilai tukar rupiah sepanjang hari ini cenderung dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah pada rentang Rp 15.640-Rp 15.700 per dolar AS.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense