RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memberikan predikat hasil SPI (Survei Penilaian Integritas) Terbaik tahun 2022 kepada Bank Indonesia (BI).
Penghargaan ini diberikan dalam acara Peluncuran Hasil SPI Tahun 2022, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta (14/12). Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua KPK, Firli Bahuri, bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Abdullah Azwar Anas; Ketua Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Muhammad Yusuf Ateh, dan Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo.
Baca juga : BRI Dinobatkan Jadi Bank Kontribusi Deviden Terbaik ke Negara
Pada penganugerahan ini, BI berhasil meraih Indeks Integritas tertinggi sebesar 87,28 dalam kategori Lembaga Non Kementrian (NK) dan berada di atas rata-rata Nasional sebesar 71,94.
“Penghargaan ini mencerminkan kinerja optimal dalam mewujudkan sistem dan tata kelola pemerintahan yang bersih,” jelas keterangan resmi BI, Kamis (15/12).
Baca juga : Bella Hadid, Model Terbaik 2022
SPI yang dilaksanakan oleh KPK, merupakan sarana untuk memetakan capaian praktek-praktek pemberantasan korupsi yang telah dilakukan Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah (K/L/PD) dalam upaya penguatan sistem integritas.
Adapun dimensi yang dinilai dalam SPI, yaitu Transparasi, Pengelolaan SDM, Pengelolaan Anggaran, Integritas dalam Pelaksanaan Tugas, Trading in Influence, Pengadaan Barang dan Jasa dan Sosialisasi Anti Korupsi.
Baca juga : Kemenkumham Raih Predikat Sistem Merit Sangat Baik
SPI dinilai dari hasil responden yang berasal dari internal pegawai, pihak eksternal (penerima layanan, perizinan, mitra kerjasama, vendor pengadaan, dsb), serta kalangan ahli/pemangku kepentingan (Ombudsman, Asosiasi Pengusaha, dsb). Semakin rendah nilai SPI, menunjukkan semakin tinggi risiko korupsi pada K/L/PD tersebut.
Pada tahun 2022, SPI melibatkan 508 Pemerintah Kabupaten/Kota, 98 Kementerian/Lembaga, dan 34 Provinsi di seluruh wilayah Indonesia dengan total responden mencapai 392.785 orang dengan rincian, responden internal sebanyak 222.470 orang, kalangan ahli 8.160 orang, dan eksternal sebanyak 162.155 orang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.