Sebelumnya
Sambutan Ketua dan Presiden Comac serta wakil dari para pemangku kepentingan lainnya menekankan, pelepasan ARJ21-700 ke TransNusa sebagai langkah strategis dalam pengembangan internasionalisasi industri penerbangan komersial China. Hal tersebut sesuai kebijakan yang digariskan pimpinan tertinggi negeri tersebut dan program Belt and Road Initiative (BRI).
Melalui BRI, Beijing mengembangkan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan guna membangun masyarakat dunia yang sejahtera, maju dan berbagi masa depan. ARJ21-700 berkapasitas antara 78-97 penumpang dengan daya jelajah 3.700 km.
Baca juga : KPK Kembali Tetapkan 1 Seorang Hakim Sebagai Tersangka Kasus Suap MA
Chengdu Airlines menjadi maskapai pertama yang mengoperasikan ARJ21-700 sejak 2016, lalu diikuti Air China, China Eastern Airlines, dan China Southern Airlines. Pesawat jenis tersebut melayani sekitar 300 rute di China, dengan 5,6 juta penumpang yang telah diangkut.
Comac bertanggung jawab memberikan dukungan operasional dan life-cycle customer service kepada TransNusa. Selain memproduksi ARJ21, Comac juga mulai memproduksi pesawat dengan teknologi generasi baru, yaitu C919, yang sebanding dengan Boeing.
Baca juga : KAI Kerahkan Ribuan Petugas Amankan Angkutan Nataru
737 Kapasitas produksi perusahaan negara yang berbasis di Shanghai tersebut adalah 50 pesawat per tahun.
Sebelum acara pelepasan, Presiden COMAC telah mendampingi Dubes dan Konjen meninjau "workshop" pesawat ARJ21 dan C919 yang terlihat modern, rapih dan bersih.
Baca juga : Mitratel Serahkan Bantuan Untuk Korban Gempa Cianjur
Dalam pembicaraan bersama Chairman, COMAC bersedia menjalin kerja sama dengan Indonesia, membina sumber daya manusia untuk penerbangan baik berupa "vocational training" maupun universitas.
Dubes Djauhari meyakini perkembangan yang cerah dalam kerja sama dengan COMAC dan industri penerbangan sipil China dapat menjadikan Indonesia sebagai hub di kawasan Asia Tenggara maupun Pasifik.***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.