BREAKING NEWS
 

Keluhan Soal Pinjol Merajai Aduan Ke YLKI, Ada Yang Nggak Pinjam Tapi Ditagih

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Jumat, 20 Januari 2023 14:25 WIB
Ilustrasi pinjaman online (Foto: Net)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Bidang Pengaduan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Rio Priambodo melaporkan, pinjaman online alias pinjol merajai aduan yang masuk ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), di sepanjang tahun 2022.

“Dalam beberapa tahun terakhir, laporan mengenai pinjaman online sangat dominan. Dari seluruh aduan di bidang jasa keuangan, pada tahun 2022, aduan soal pinjaman online mencetak angka tertinggi 44 persen," kata Rio dalam Jumpa Pers Refleksi Pengaduan Konsumen secara virtual, Jumat (20/1).

Baca juga : Kelakar Anwar Soal Perbatasan, Ada Prabowo Yang Urus

"Jasa keuangan berada pada peringkat 1 dari 10 besar pengaduan konsumen di sepanjang 2022, dengan angka 32,9 persen dari total 200 ribu lebih aduan konsumen ke YLKI," imbuhnya.

Adsense

Keluhan terbanyak pinjaman online adalah cara penagihan yang tidak etis, mengintimidasi, dan menyebarkan data pribadi. Angkanya mencapai 57 persen. 

Baca juga : Ketua KPK Soal Formula E: Tersangka Diumumkan Kalau Ada Buktinya

Selain itu, juga ada aduan mengenai permohonan keringanan pembayaran pinjaman online (11 persen), informasi pinjaman tidak sesuai (7 persen), hingga penyebaran data pribadi (6 persen).

“Yang tidak meminjam tapi ditagih, juga ada. Jumlah aduannya 5 persen. Entah itu dijadikan kontak darurat atau apa, yang jelas orang itu tidak meminjam, tapi ditagih,” papar Rio.

Baca juga : Kok, Masih Ada Yang Curiga Pemilu Ditunda

Selain pinjaman online, sebanyak 25 persen konsumen menyampaikan aduan mengenai permohonan keringanan bank. Keluhan yang mendominasi lainnya adalah uang elektronik (12 persen), leasing (11 persen), dan asuransi (7 persen). ***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense