BREAKING NEWS
 

KEK Kesehatan Miliki Prospek Bagus

BUMN Mumpuni Garap Bisnis Wisata Medis

Reporter : IRMA YULIA
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 29 Januari 2023 07:30 WIB
Direktur Utama PT Pertamina Bina Medika-Indonesia Healthcare Corporation (IHC) drg Mira Dyah Wahyuni MARS bersama Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Ketua Yayasan Pembangunan Sanur IB Sidharta Putra, dan perwakilan Bali Tourism Board (BTB). di Denpasar, Senin (23/1/2023). (ANTARA/Ni Luh Rhismawati/pri).

 Sebelumnya 
“Kami serius berinovasi, mem­bangun fasilitas bertaraf Interna­tional, dengan teknologi, spesialisasi, serta didukung sistem dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan yang handal,” ujar Mira saat temu wicara dengan Gabungan Industri Pariwisata In­donesia (GIPI) atau Bali Tourism Board (BTB), di Bali, Senin (23/1).

Ia menuturkan, berdasarkan survei, Indonesia berpotensi kehilangan Rp 97,6 triliun per tahun karena hampir dua juta orang warga Indonesia bepergian ke luar negeri untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Serta pengobatan lanjutan lainnya seperti kanker dan aestethic.

Adsense

Sehingga KEK Kesehatan pertama di Indonesia ini meru­pakan suatu terobosan yang dilakukan Pemerintah untuk sektor wisata kesehatan.

“KEK Kesehatan ini terletak di tepi pantai Sanur yang ditem­pati Grand Inna Bali Beach Re­sort. Harapannya, pembangunan rumah sakit ini selesai di akhir 2023 agar bisa beroperasi penuh di awal 2024,” katanya.

Baca juga : Permintaan Tinggi, Prospek Bisnis Jamur Menggiurkan

Lebih lanjut, dikatakannya, rumah sakit internasional ini atau Bali International Hospital (BIH) akan memiliki empat lantai dan berdiri di atas lahan seluas lima hektar (Ha), dengan luas bangunan sekitar 6 Ha. Serta dikelilingi land­scape tanaman tropis, dengan rencana pengembangan hingga 250 tempat tidur rawat inap.

Selain itu, terdapat enam layanan unggulan (center of excellence) ke­las dunia, terutama di sektor Cardiology, Oncology, Neurology un­tuk manajemen penyakit kritis.

Kemudian Gastro-Hepa­to (Gastroenterology), Orthopaedic dan Medical Check Up (MCU) yang akan menjadi spesialisasi medis dan sepenuhnya terinte­grasi ke dalam Rumah Sakit ini.

Tak hanya itu, dalam lokasi se­luas 40 hektar di wilayah Sanur, Pemerintah turut merevitalisasi hotel bersejarah yang dibangun Ir. Soekarno dan menyatu dengan Ethno Botanical Garden.

Baca juga : Anabul Kesayangan Sakit? Cek Langsung di Klinik Hewan Kota Tangerang

Ia meyakini, hal-hal tersebut kian menjadikan Sanur menjadi lokasi yang istimewa sebagai destinasi wisata kesehatan (medical tourism).

“Karena KEK Kesehatan ini kelak bukan hanya menawarkan medical tourism. Tapi dapat menjadi tujuan untuk wisa­ta wellness. Sehingga Bali akan memiliki health tourism yang komphrehensif,” ungkapnya.

Sejauh ini, pihaknya sudah bekerja sama dengan Mayo Clinic, organisasi kesehatan global asal Amerika Serikat (AS), dalam hal desain bangun, tata kelola dan budaya, layanan medis, quality assurance, serta academic.

Tujuannya, kata dia, memposisikan kualitas, keamanan dan pengalaman pasien pada standar internasional tertinggi.

Baca juga : Perhutani Dan Palawi Risorsis Kompak Garap Bisnis Madu

Dengan begitu, orang Indone­sia tidak perlu lagi keluar negeri untuk memenuhi kebutuhan kesehatannya.

“Pasien dapat meyakini bahwa penyedia layanan kesehatan mereka di Bali International Hospi­tal, memiliki daya saing karena berkolaborasi dengan institusi dunia, yang paling terpercaya di industri kesehatan ini,” katanya.

Ia menambahkan, dengan diterbitkannya Peraturan Men­teri Kesehatan (Permenkes) Republik Indonesia (RI) Nomor 1 Tahun 2023, tentang Peny­elenggaraan Kegiatan Usaha Rumah Sakit di KEK, diharap­kan tenaga kesehatan (tenaga medis dan non-medis) warga negara Indonesia lulusan luar negeri, mendapat keleluasaan untuk berpraktik tanpa prosedur adaptasi. Dengan misi untuk ber­bagi pengetahuan dan teknologi secara progresif. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense