Sebelumnya
Di tengah situasi ketidakpastian ekonomi yang kian meningkat, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bisa menjadi penyelamat dan solusi dalam menghadapi masalah ekonomi.
Menurut data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah tahun 2018, jumlah pelaku UMKM sebanyak 64,2 juta atau 99,99 persen dari jumlah pelaku usaha di Indonesia.
Baca juga : Terapkan Ekonomi Sirkular, Menperin Dukung Pabrik Daur Ulang Plastik Di Jombang
UMKM tersebut didominasi pelaku usaha mikro berjumlah 98,68 persen dengan daya serap tenaga kerja sekitar 89 persen. Sementara itu sumbangan usaha mikro terhadap PDB hanya sekitar 37,8 persen.
"Siapa yang nyangka, Indonesia 60 persen dari PDB-nya digerakan oleh UMKM. Siapa yang nyangka? apakah itu direncanakan? tidak, hasilnya luar biasa," terang Eriko.
Baca juga : Tahun Ini, Angkasa Pura I Targetkan Pertumbuhan Trafik 68 Juta Penumpang
Sementara itu, Direktur Utama PT Indonesia Digital Pos, Syarif Hidayatullah mengingatkan agar potensi resesi global harus dihadapi dengan semangat optimistis. Selain itu dia juga menekankan, agar para elit partai tidak saling sikut dan gontok-gontokan.
Sehingga berdampak pada suhu politik di Indonesia. Kondisi politik tak menentu, lanjut dia, dapat berdampak besar pada perekonomian Indonesia.
Baca juga : Ekonomi RI Kalahkan Amerika Dan China
"Saat ini 'kan tahun politik, jadi sebaiknya di elit politik jangan saling sikut dan gontok-gontokan. Sehingga berdampak pada ekonomi, bahkan menyebabkan kita mengalami resesi ekonomi," tandasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.