BREAKING NEWS
 

Kemenkop UKM Cetak Entrepreneur Andal, Inovatif Dan Kompetitif

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 5 April 2023 22:12 WIB
Menkop UKM Teten Masduki. (Foto: Dok. Kemenkop UKM)

 Sebelumnya 
Menurutnya, Indonesia harus mampu melahirkan anak muda berpndidikan tinggi yang masuk dunia bisnis, mendorong anak muda educated people berbisnis, supaya pengusaha kita bisa bersaing di kancah dunia.

Lebih lanjut Teten menjelaskan Kemenkop UKM memiliki target ambisius di mana 1 juta wirausaha baru bisa lahir di tahun 2024 dalam proses menuju negara maju.

Menurutnya, masih ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dan kerja keras, guna mengantarkan Indonesia menjadi negara maju.

Indonesia menempati peringkat ke-74 dalam Global Entrepreneurship Index yang mengukur efektivitas ekosistem usaha, kompetensi SDM, kemudahan pembiayaan, teknologi, inovasi dan pertumbuhan usaha.

Biaya logistik nasional masih terbilang tinggi yaitu 23,5 persen dan diprediksikan akan ada kenaikan biaya logistik laut 0,7 persen karena kenaikan inflasi global.

Baca juga : Kemenperin Pacu Kinerja Industri Furnitur Dan Kerajinan

Teten menyebut, hal itu menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang harus dibereskan. Untuk itu berbagai ekosistem yang mendorong UMKM naik kelas dari skala usaha, kualitas produk, hingga pelayanan jasa.

“Ekosistem yang terhubung ke digital supaya para UMKM lebih mudah mengakses pembiayaan. UMKM juga terhubung ke rantai pasok industri, menjadi pemasok komponen bahan baku,serta barang jadi UMKM tidak terpinggirkan, tetap menjadi rantai pasok industri, bagian dari industrialisasi,” ucap  Teten.

Ia menyebut, saat ini baru sekitar 7 persen UMKM yang masuk rantai pasok indutri. Untuk itu perlunya didorong ekosistmenya dengan pembentukan KUR Klaster.

Mereka yang sudah terhubung ekosistem digital ke rantai pasok, akan memudahkan perbankan dalam memberikan pinjaman.

“Termasuk mendorong konsolidasi usaha-usaha kecil ke koperasi. Mikro susah kalau sendiri-sendiri, dengan bergabung ke koperasi akan memudahkan usaha mikro tumbuh berkermbang ketimbang sendiri-sendiri," ujar Teten.

Adsense

Baca juga : Kemenkop UKM Gandeng ALUDI Perluas Akses Pendanaan Usaha Kecil

Teten mengatakan, Kemenkop UKM terus mendorong UMKM untuk go digital, di mana UMKM yang mengalami kesulitan aset akan di-match dengan agenda besar dengan kemudahan pembiayaan UMKM melalui credit scoring.

Kick-Off Enterpreneur

Di kesempatan yang sama, Deputi Bidang Kewirausahaan Kemenkop UKM Siti Azizah menjelaskan, Entrepreneur Hub merupakan sinergi berbagai pihak yang sukses mengkurasi sebanyak 100 orang pelaku UMKM berkompeten.

Dari jumlah tersebut, terdiri dari 40 UMKM oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi DKI Jakarta yang dikurasi melalui Jakpreneur, 35 UMKM dikurasi melalui Komunitas Tangan Di Atas, 10 UMKM dari alumni kartu prakerja, dan 3 UMKM dari masing-masing Perguruan Tinggi.

Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan selama tiga bulan, di mulai dari agenda kick-off pada 4-6 April 2023. Agenda kick off berisi pelatihan dan mentoring yang akan diberikan melalui 11 modul berkelanjutan.

Baca juga : BSKDN Kemendagri Minta Pemprov Banten Tingkatkan Inovasi Dan Peringkat IGA

Di mana modul-modul ini nantinya akan dilaksanakan dalam lima sesi utama secara bertahap dan mendapat dukungan penuh dari BTPN, PVG, Rumah Zakat Indonesia.

Untuk matchmaking forum sambung Azizah, para peserta bertemu dengan beberapa mitra pengusaha yang telah berhasil untuk membangun ekosistem usaha sehingga mereka dapat belajar ataupun membangun kolaborasi duntuk pengembangan usaha,. Beberapa diantaranya adalah Warjali, Surplus, Beliayam, Credibook, dan beberapa mitra lainnya.

“Dalam forum ini juga akan dilaksanakan on-boarding produk peserta di platform para mitra digital, seperti PaDi UMKM, BUMN, start-up, dan e-commerce, serta e-katalog LKPP,” sebut Azizah.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense