RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI memberikan santunan kepada 2.222 anak yatim dan dhuafa. Pemberian zakat tersebut berkat pengelolaan dana Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) yang terus meningkat, seiring dengan meningkatnya profit BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia.
Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mengatakan, pertumbuhan laba BSI yang positif tentunya akan meningkatkan zakat yang dapat disalurkan BSI bagi masyarakat. "Alhamdulillah di Ramadhan tahun ini BSI dapat menyalurkan zakat perusahaan dan zakat pegawai senilai Rp 173 miliar dan menjadi yang terbesar di Indonesia,” ujarnya saat ditemui Rakyat Merdeka di acara kegiatan BSI Santunan Yatim sekaligus Peringatan Nuzulul Quran di, Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (14/4).
Hery menuturkan, perbankan syariah memiliki bisnis model yang unik. Di mana setiap tahunnya, profit sebelum dipotong pajak disisihkan untuk membayar zakat sebesar 2,5 persen.
Baca juga : Pengusaha Pelayaran Santuni Ratusan Anak Yatim
"Dari zakat itu, tahun ini mengumpulkan dana sekitar Rp 141 miliar zakat korporasi. Selain itu, sekitar Rp 30 miliaran diperoleh dari zakat karyawan, total Rp 173 miliar. Disamping itu kami juga punya BSI mobile yang memiliki fitur kesempatan nasabah setelaj melakukan transaksi bisa menyumbang infaq dan sedekah ," rincinya.
Dari pengumpulan dana itu, disalurkan untuk beasiswa, santunan anak yatim, pembangun daerah tertinggal, yang merupakan bagian dari pengabdian BSI kepada kemaslahatan umat. "Berharap naik terus jumlahnya tiap tahun," kata Hery.
Sementara dari BSI Mobile, perolehan Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) bisa mencapai Rp 10-12 miliar per bulannya. Potensi tersebut sangat besar.
Baca juga : Rayakan HUT ke-122, Pegadaian Bagikan Sembako Yatim Piatu & Dhuafa
Kinerja Positif
Hery menyebut acara ini diadakan sebagai rasa syukur BSI atas kinerja gemilang tahun 2022, yang diikuti dengan zakat perusahaan yang juga meningkat. Saat ini BSI tercatat sebagai perusahaan dengan zakat terbesar di Indonesia.
BSI membukukan kinerja yang impresif sepanjang 2022 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 4,26 triliun, tumbuh 40,68 persen secara tahunan (yoy).
Baca juga : BMI Serentak Nasional Berbagi Bersama Anak Yatim, Kaum Dhuafa Dan Pemuda Inspiratif
Peningkatan laba bersih juga didorong oleh pencapaian kinerja penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 261,49 triliun yang tumbuh 12,11 persen secara yoy, pembiayaan yang tumbuh 21,26 persen secara yoy menjadi Rp 207,70 triliun.
“Terima kasih kepada segenap stakeholder dan Insan BSI atas dorongan, serta kinerja nya sehingga mampu memberikan hasil yang optimal, sehingga sampai dengan saat ini mampu mencapai peringkat keenam di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.