Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dapat Kucuran Dana Rp 3,2 T Dari Bank Dunia

Kemenhub Permak Angkutan Umum Di Bandung Dan Medan

Kamis, 2 Juni 2022 06:30 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto : Dok. Kementerian Perhubungan).
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto : Dok. Kementerian Perhubungan).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendapat pinjaman dari Bank Dunia senilai Rp 3,2 triliun untuk mengembangkan infrastruktur angkutan umum di Bandung dan Medan.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengungkapkan, dana tersebut akan digunakan bukan hanya untuk pengadaan kendaraan. Melainkan juga untuk biaya operasional, pool kendaraan, fasilitas parkir, lahan pedestrian serta infrastruk­tur lain yang akan mendukung transportasi massal darat.

Berita Terkait : Kurangi Transaksi Non Tunai, Bank Mandiri Gandeng Bank Banten

Budi mengatakan, total ken­daraan umum yang akan dibeli mencapai 900 mobil. Pembangunan transportasi di dua kota itu akan mencontoh Jakarta.

“Pengadaan dan konstruksi bus rencananya akan dimulai tahun 2023. Medan dan Bandung kita siapkan infrastruktur busnya,” kata Budi di Jakarta, kemarin.

Berita Terkait : Menteri Bintang Dukung Potensi Perempuan & Anak Di Maluku Utara

Budi mengaku sudah mengawal pinjaman itu sejak dua tahun lalu. Penandatanganan nota kesepahaman bersama pemimpin daerah pun sudah dilakukan.

Dia berharap, ketika pinjaman itu cair, program ini akan segera dimulai konstruksinya pada awal 2023.

Berita Terkait : Investor Asal Korsel Minta Perlindungan Ke Kejagung Dan Propam

Budi memastikan sistem transportasi angkutan bus akan seperti Transjakarta. Apalagi, Medan dan Bandung memiliki luas jalan yang mumpuni, sehingga posisi jalur operasional yang dibangun nantinya bisa berada di tengah jalan raya.

“Jadi, bukan di pinggir. Mung­kin shelter untuk naiknya juga be­rada di tengah jalan,” jelasnya.
 Selanjutnya