RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian BUMN mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari kalangan muda atau milenial di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terus meningkatkan kualitas dan daya saing usaha agar menjadi motor penggerak ekonomi go global.
"Saya mewakili Pak Erick (Menteri BUMN Erick Thohir) sangat bangga dan berterima kasih kepada teman-teman pengusaha muda yang hadir pada hari ini untuk saling bertukar ide, pengalaman, serta berbagi ilmu agar antar-UMKM muda terjalin kolaborasi untuk memajukan usaha UMKM," ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga dalam suatu diskusi di Banjarmasin, Sabtu (15/4/2023).
Arya mengatakan para pelaku UMKM harus proaktif dalam meningkatkan kapasitas diri dan usahanya melalui partisipasi aktif dalam program pelatihan dan kegiatan kewirausahaan yang tersedia di Rumah BUMN.
Untuk diketahui, sebanyak 60 pengusaha milenial, yang bernaung di bawah Rumah BUMN PT Pertamina (Persero) Banjarmasin dan binaan BUMN lainnya, mengikuti diskusi bersama Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga.
Baca juga : Hari Ini, Dito Ariotedjo Bakal Jadi Menpora Termuda, Usianya 32 Tahun
Diskusi ini digelar sebagai upaya membuka peluang jejaring antarpelaku UMKM muda, sehingga dapat saling terkoneksi.
Arya menambahkan, BUMN akan terus mendukung UMKM muda aktif berkolaborasi dan memanfaatkan fungsi Rumah BUMN sebagai tempat pembinaan dan berkumpulnya para wirausaha muda BUMN, sehingga tidak hanya sukses di dalam negeri, tetapi juga mampu menembus pasar global.
"Untuk itu, perlu ada kekuatan networking dan sharing knowledge antarpelaku UMKM," ujarnya.
Salah satu peserta diskusi, Sandi Agustinus merasakan perhatian BUMN sangat besar dalam kemajuan UMKM secara umum, termasuk UMKM muda.
Baca juga : Erick Thohir Sebut 3 Permen BUMN Jadi Landasan Hadapi Tantangan Global
Pemilik usaha Kantan Sasirangan dengan produk fesyen berbahan kain sasirangan khas Banjarmasin ini terus berinovasi dalam mengikuti tren.
"Harapan saya dengan diskusi ini ada ruang bagi kami untuk menembus pasar nasional dan ekspor, agar produk khas Banjarmasin yang dijuluki Kota Seribu Sungai ini dapat mendunia," katanya.
VP CSR & SMEPP Pertamina Fajriyah Usman yang turut hadir dalam dialog juga menyampaikan beberapa program pembinaan UMKM yang terus dikembangan Pertamina.
Program ini untuk memberikan ruang bagi UMKM dalam meningkatkan kualitas produk sertifikasi, perluasan pasar, promosi produk melalui pembuatan katalog SME 1000, galeri entrepreneur di Terminal 3 Bandara Soetta, dan lainnya.
Baca juga : Orang Muda Ganjar Jatim Gelar Gebyar Kampoeng Ramadan Di Kalijudan
“Di lingkup internal, Pertamina senantiasa mendorong agar seluruh kegiatan lingkungan Pertamina Group memprioritaskan produk UMKM sebagai souvenir, dengan terus membuat pembaharuan katalog produk tematik, serta kemudahan pemesanan melalui marketplace smexpo.pertamina.com,” ujar Fajriyah Usman.
Fajriyah menambahkan kegiatan pembinaan UMKM seperti ini merupakan bentuk dukungan dari Pertamina dalam mendukung implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s) yang juga menjadi bagian dari Environmental, Social and Governance (ESG).
Kedepannya, Pertamina bersama Kementerian BUMN akan semakin aktif untuk mendorong pertumbuhan bisnis UMKM agar semakin menjadi kebanggan seluruh masyarakat Indonesia, sehingga memberikan kontribusi bagi kemajuan ekonomi bangsa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.