Sebelumnya
Terpisah, Pengamat Perbankan dari Bina Nusantara (Binus) University Doddy Ariefianto menilai, perombakan direksi dan komisaris BSI merupakan langkah pemegang saham dalam merespons insiden yang dialami BSI.
Hal tersebut bisa dikatakan sebagai langkah tanggung jawab dan evaluasi dari pemegang saham, dalam memberikan jaminan keamanan dan kenyaman bagi layanan perbankan kepada masyarakat.
“Sekaligus menjadi perbaikan yang harus dilakukan BSI ke depan,” ujar Doddy kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Izin Pertandingan Dikoordinasikan, Erick Setor Jadwal Liga 1 Ke Kapolri
Meski begitu, ia berharap, langkah perombakan jajaran manajemen diikuti oleh investigasi kepada layanan BSI. Tujuannya, agar strategi antisipatif bisa dilakukan ketika hal tersebut terjadi lagi.
“Investigasi perlu dilakukan OJK sebagai lembaga pengawas sekaligus independen. Tujuannya, mencari akar masalah kendala BSI, apakah terjadi kendala internal, atau ada serangan siber,” pintanya.
Doddy mengaku tetap optimistis, secara fundamental kinerja BSI masih dalam kategori baik, meskipun diterpa serangan siber. Hanya saja, kepercayaan masyarakat terhadap BSI dan layanan perbankan pada umumnya agak tercederai.
Baca juga : Erick: Hak Karyawan BUMN, Saya Jaga Sekuat Tenaga
“lnvestor masih menyakini dan mengikuti potret kinerja banknya, jika secara fundamental masih berkinerja baik,” katanya.
Adapun susunan komisaris perseroan menjadi, Komisaris Utama/Independen Muliaman D Hadad, Wakil Komisaris Utama/Independen Adiwarman Azwar Karim, Komisaris Independen terdiri dari Komaruddin Hidayat, Mohamad Nasir dan M Arief Rosyid Hasan, Komisaris terdiri dari Masduki Baidlowi, Imam Budi Sarjito, Sutanto, Suyanto dan Abu Rokhmad
Kemudian susunan direksi perseroan menjadi, Direktur Utama Hery Gunardi, Wakil Direktur Utama Bob Tyasika Ananta, Direktur Wholesale Transaction Banking Zaidan Novari, Direktur Retail Banking Ngatari, Direktur Sales & Distribution Anton Sukarna, Direktur Information Technology Saladin D Effendi, Direktur Risk Management Grandhis Helmi H, Direktur Compliance & Human Capital Tribuana Tunggadewi, Direktur Finance & Strategy Ade Cahyo Nugroho dan Direktur Treasury & International Banking Mohammad Adib. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.