Sebelumnya
Jumlah tersebut, kata dia, berdasarkan data Kementerian Sosial (Kemensos), bantuan pangan diberikan per 3 bulan.
“Sudah 600 ribu ton lebih (untuk KPM). Yang 600 ribu ton lagi, untuk SPHP,” katanya.
Baca juga : Hari Pertama Pemulangan Haji, Garuda Terbangkan 3.700 Jemaah
Ia menambahkan, untuk cadangan pangan lainnya seperti daging, telur, ayam, daging ruminansia, gula konsumsi, minyak goreng, bawang merah, bawang putih dan ikan akan dikelola ID Food.
Di samping BUMN, sambung dia, Presiden Jokowi juga meminta Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menggenjot produksi pertanian.
Baca juga : Sabet 2 Penghargaan, PKT Siap Genjot Percepatan Laju Dekarbonisasi Tanah Air
“Mumpung masih ada hujan, boleh tanam. Sehingga 110 hari kemudian kita masih punya beras,” katanya.
Sementara Bapanas ditugaskan untuk menyiapkan cadangan pangan dalam rangka mengantisipasi El Nino.
Baca juga : Gianyar Punya Perpustakaan Nawaksara, Bentuk Keseriusan Bangun SDM Unggul
“El Nino itu Agustus, September. BUMN harus punya cadangan pangan. Karena kalau tidak, nanti nggak bisa intervensi (pasar),” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.