BREAKING NEWS
 

China dan Korea Mulai Bidik Program Satu Juta Rumah

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : MUHAMAD FIKY
Sabtu, 14 September 2019 11:36 WIB
Program satu juta rumah mulai dilirik investor asing.

RM.id  Rakyat Merdeka - Korea dan China saat ini mulai tertarik untuk berinvestasi di sektor properti di Indonesia. 

Program satu juta rumah diharapkan dapat mendorong masuknya investasi untuk pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 

“Sudah banyak investor asing yang datang kepada saya untuk berinvestasi di sektor properti, khususnya pembangunan rumah untuk MBR,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid kepada sejumlah wartawan dalam acara FIABCIAsia Pasific Regional Congress (APREC) 2019 di Hotel Borobudur, Jakarta, kemarin. 

Baca juga : Federasi Real Estate Dunia Apresiasi Program Sejuta Rumah

Menurut Khalawi, adanya Program Satu Juta Rumah yang dilaksanakan pemerintah untuk mendorong pembangunan rumah untuk MBR dinilai para investor sangat positif. Hal itu dikarenakan kebutuhan rumah untuk masyarakat di Indonesia masih cukup tinggi. 

Beberapa invetor asing yang menyatakan minatnya untuk berinvetasi di sektor properti, ujar Khalawi berasal dari Korea, China dan sejumlah negara lainnya. 

Adsense

Meskipun demikian, pihaknya berharap adanya investor asing yang mulai melirik bisnis properti jangan dianggap sebagai ancaman bagi pengembang perumahan di dalam negeri. 

Baca juga : Coklat dan Kopi Bikin Daging Domba Lebih Yummy

“Investor dari Korea, China dan sejumlah negara lainnya sangat berminat sekali untuk membangun rumah untuk MBR. Mereka tertarik dengan program pemerintah Indonesia yang mendorong pembangunan rumah untuk masyarakatnya. Sebab di negara lain program seperti itu belum ada,” terangnya. 

Guna mengundang masuknya investasi di sektor properti, terang Khalawi, pemerintah juga terus berupaya mempermudah perizinan. Adanya PP Nomor 64 Tahun 2016 tentang Pembangunan Perumahan untuk MBR dinilai akan mampu mendorong capaian Program Satu Juta Rumah di Indonesia. 

Khalawi menambahkan, pemerintah otimis target Program Satu Juta Rumah ini bisa mencapai angka 1,25 juta seperti yang telah ditetapkan sebelumnya. Apalagi saat ini pengembang di Indonesia seperti Realestat Indonesia (REI) juga aktif dalam menggandeng kerja sama dengan pihak luar. 

Baca juga : Dubes Korea Resmikan Program Tur TeKo Nang Jawa

“Dalam PP ini kami ingin mendorong pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan untuk perizinan pembangunan rumah MBR. Sebab mereka memiliki otonomi untuk memberikan perizinan,” tandasnya. 

Sementara, Presiden Federasi Real Estat Dunia atau The International Real Estate Federation (FIABCI) Mr. Waleed Mousa menyatakan, pihaknya sangat mendukung berbagai terobosan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk membangun rumah bagi masyarakatnya. [NOV]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense