Sebelumnya
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, sebelumnya sistem kelistrikan Istana ringkih, tersebar, tidak aman dan masih dioperasikan secara manual sehingga rentan mengalami gangguan.
Bahkan sistem kelistrikannya belum dilengkapi sistem cadangan yang cukup. Atau hanya mampu mem-backup 30 persen dari total kebutuhan listrik seluruh komplek Istana.
Padahal, Istana Kepresidenan Jakarta ini merupakan lokasi yang sangat vital bagi bangsa Indonesia.
Baca juga : Tuntaskan Masalah Kreditur Istaka Karya, Kementerian BUMN Siapkan Solusi Terbaik
“Untuk itu, kami revitalisasi sistem kelistrikannya agar semakin andal,” jelas Darmo, sapaan Darmawan.
Ia menambahkan, proses revitalisasi sistem kelistrikan Istana Kepresidenan Jakarta telah dimulai sejak September 2022.
Kini, perseroan memberikan sistem pasokan berlapis ke Istana Kepresidenan Jakarta.
Baca juga : Pembangunan IKN Sudah 23 Persen, Istana Presiden Beres Sebelum Agustus 2024
Yakni, menyiapkan 4 jalur dengan trafo green tanpa minyak yang dilengkapi sistem automatic changing supply.
Tak hanya itu, pihaknya juga menyiagakan Uninterruptible Power Supply (UPS) anti kedip, yang mampu menopang kebutuhan listrik Istana hingga 100 persen.
Serta menyiagakan genset dengan teknologi terbaru yang senyap sehingga seluruh kebutuhan listrik di Istana Kepresidenan Jakarta dapat dipenuhi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.