Sebelumnya
Sedangkan pada revolusi indistri 4.0 yang selalu menghadirkan tantangan baru dapat direspon dengan tepat.
Selain itu, menurut Edi, soft skill dalam proses pendidikan juga merupakan sesuatu yang sangat penting. Sikap, kepribadian, dan motivasi adalah hal yang membangun softskill.
Baca juga : Ganjar Apresiasi Pemuda Muhammadiyah Manfaatkan Bonus Demografi Lewat Pendidikan
Untuk itu, ia meminta hard skill dengan soft skill harus diseimbangkan. Dirinya yakin melalui pendidikan di Unisba wisudawan akan memiliki sarjana yang kompeten dan berakhlakul karimah.
'Dalam menghadapi tantangan ke depan spirit 3M (mujahid, mujtahid dan mujaddid) harus tetap diasah dan menjadi dasar pijakan yang kuat. Inilah kunci keberhasilan lulusan Unisba," katanya.
Baca juga : Ini Saran Prof Tjandra Untuk Pemerintah Dan Masyarakat Atasi Polusi Udara
Untuk diketahui, dalam wisuda kali ini, jumlah lulusan yang dilantik terdiri dari doktor 21 wisudawan, magister 147 wisudawan, profesi 134 wisudawan, dan sarjana 1.398 wisudawan.
Lulusan terbaik dengan IPK tertinggi diraih oleh Syahla Anisah dari Prodi Statistika FMIPA dengan IPK 3,98.
Baca juga : Jadi Wisudawan Universitas Terbuka, Bamsoet Tegaskan Akan Terus Belajar
Kemudian, lulusan tercepat adalah Nadira Ramadhani Juhana dari Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) dalam waktu 3 tahun 4 bulan 20 hari, dan lulusan termuda yaitu Hafiz Naufal Ilmi dari Prodi Ekonomi Pembangunan FEB yang menyelesaikan studi di usia 20 tahun 8 bulan 20 hari.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.