BREAKING NEWS
 

E-Commerce Disusupi Praktik Predatory Pricing

Tokopedia Pastikan Mitra Penjual 100% UMKM Lokal

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Jumat, 8 September 2023 07:10 WIB
Direktur Corporate Affairs Tokopedia Nuraini Razak. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Di kesempatan yang sama, External Communications Lead Tokopedia Antonia Adega me­nambahkan, Tokopedia meng­kontrol harga produk di platform sesuai dengan harga pasar.

Sebab, sambung Antonia, pihaknya punya tim sendiri untuk mengontrol hal tersebut. Terutama untuk produk yang diatur secara peraturan.

“Misalnya sembako, kami awasi secara berkala. Dari sisi teknologi, sudah memungkinkan tim khusus untuk memonitornya,” jelasnya.

Baca juga : Konsumsi BBM Naik 10 Persen Saat Lebaran, Pertamina Jaga Pasokan Di Level Aman

Terpisah, Direktur Ekse­kutif Segara Research Institute Piter Abdullah melihat, preda­tory pricing biasanya dilakukan oleh perusahaan yang skala usahanya besar dan efisien. Dengan demikian, mereka bisa menjual barang mereka sedemikian rendah untuk mematikan pesaingnya.

“Perusahaan yang tidak siap dengan praktik ini akan berjatuhan satu persatu. Tak dielakkan akan ada praktik monopoli nanti­nya oleh perusahaan e-commerce besar,” ujar Piter kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Saat kempetitor bertumbangan, kata Piter, maka perusa­haan besar akan bebas menaik­kan harga dan mendapatkan keuntungan jauh lebih besar.

Baca juga : Freeport Perhatikan Tenaga Kerja Lokal

“Ketika pasar dikuasai sendi­ri, maka terjadi monopoli. Dan pemain ini bebas menentukan harga. Termasuk harga yang tidak masuk akal,” tuturnya.

Adsense

Predatory pricing dan ber­bagai bentuk promo potongan harga, tegas Piter, akan membuat pasar menjadi semakin price sensitive market.

Konsumen akan mencari harga lebih murah dan kurang menghargai sisi kualitas. Hal tersebut tentunya akan memba­hayakan UMKM.

Baca juga : Bamsoet Apresiasi Peran Puri dan Pelingsir Lestarikan Adat Bali

Untuk itu, lanjut Piter, harus ada upaya Pemerintah dalam melindung dan mengawasai UMKM.

“Serta mengatur platform e-commerce di Tanah Air harus seoptimal mungkin,” ujar Piter.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense