Sebelumnya
Di kesempatan yang sama, External Communications Lead Tokopedia Antonia Adega menambahkan, Tokopedia mengkontrol harga produk di platform sesuai dengan harga pasar.
Sebab, sambung Antonia, pihaknya punya tim sendiri untuk mengontrol hal tersebut. Terutama untuk produk yang diatur secara peraturan.
“Misalnya sembako, kami awasi secara berkala. Dari sisi teknologi, sudah memungkinkan tim khusus untuk memonitornya,” jelasnya.
Baca juga : Konsumsi BBM Naik 10 Persen Saat Lebaran, Pertamina Jaga Pasokan Di Level Aman
Terpisah, Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah melihat, predatory pricing biasanya dilakukan oleh perusahaan yang skala usahanya besar dan efisien. Dengan demikian, mereka bisa menjual barang mereka sedemikian rendah untuk mematikan pesaingnya.
“Perusahaan yang tidak siap dengan praktik ini akan berjatuhan satu persatu. Tak dielakkan akan ada praktik monopoli nantinya oleh perusahaan e-commerce besar,” ujar Piter kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Saat kempetitor bertumbangan, kata Piter, maka perusahaan besar akan bebas menaikkan harga dan mendapatkan keuntungan jauh lebih besar.
Baca juga : Freeport Perhatikan Tenaga Kerja Lokal
“Ketika pasar dikuasai sendiri, maka terjadi monopoli. Dan pemain ini bebas menentukan harga. Termasuk harga yang tidak masuk akal,” tuturnya.
Predatory pricing dan berbagai bentuk promo potongan harga, tegas Piter, akan membuat pasar menjadi semakin price sensitive market.
Konsumen akan mencari harga lebih murah dan kurang menghargai sisi kualitas. Hal tersebut tentunya akan membahayakan UMKM.
Baca juga : Bamsoet Apresiasi Peran Puri dan Pelingsir Lestarikan Adat Bali
Untuk itu, lanjut Piter, harus ada upaya Pemerintah dalam melindung dan mengawasai UMKM.
“Serta mengatur platform e-commerce di Tanah Air harus seoptimal mungkin,” ujar Piter.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.