BREAKING NEWS
 

Jokowi: Pengusaha Kudu Cari Mitra Global

Pasar Mebel Tak Boleh Dikuasai Produk Impor

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Jumat, 15 September 2023 06:45 WIB
Presiden Jokowi saat peresmian pembukaan In­donesian Furniture Industry and Handicraft Association (IF­FINA) Tahun 2023 di Kabupaten Tangerang, Banten, kemarin. (Foto: BPMI Setpres)

 Sebelumnya 
Menurutnya, saat ini industri mebel Indonesia berada di per­ingkat 17 dunia dengan penda­patan 2,8 miliar dolar AS. Pa­dahal potensi pasar mebel dunia mencapai 766 miliar dolar AS. Peringkat Indonesia lebih rendah dari Vietnam (peringkat 2) dan Malaysia (peringkat 12).

“Ada sesuatu yang memang harus kita benarkan. Menurut saya, karena kita tidak mau ber-partner. Negara lain saling ber-partner,” kata Jokowi.

Adsense

Jokowi mengatakan, pada 1990-an produk mebel Indonesia selalu merajai pameran-pameran di luar negeri seperti Italia, Jer­man Prancis dan negara lain.

“Padahal kita sumber dayanya, bahan baku, sebetulnya sangat siap,” katanya.

Baca juga : Pasar Domestik Besar, Tenaga Kerja Produktif

Karena itu, jika potensi tersebut dimanfaatkan maksimal, maka in­dustri mebel Indonesia seharusnya unggul di pasar global.

Jokowi juga mengaku, sangat bersemangat menghadiri pameran mebel IFFINA 2023. Dia sengaja tidur di Istana Kepresi­denan Jakarta pada Rabu (13/9) malam, ketimbang di Istana Kepresidenan Bogor agar lebih dekat dengan lokasi pameran di Tangerang, Banten.

“Ibu Jokowi di Bogor, saya di Jakarta demi Asmindo. Karena terasa pulang kampung gitu ka­lau sudah masuk ke acara-acara Asmindo,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Per­industrian Agus Gumiwang Kartasasmita meminta industri mebel dan kerajinan di Tanah Air memperluas pasar ekspor dengan memasuki negara-negara pasar non-tradisional.

Baca juga : Maksimalkan Pengembangan UMKM Global Melalui BNI Xpora

Hal itu harus dilakukan, seba­gai upaya mengantisipasi belum membaiknya pasar ekspor tra­disional yang terdampak resesi ekonomi global.

Selama ini, AS dan Eropa merupakan pasar terbesar produk mebel dan kerajinan nasional, namun jika diperhatikan kondisi semakin menurunnya permintaan pasar tradisional (AS dan Eropa). Kedua kawasan tersebut menga­lami inflasi yang sangat tinggi.

“Upaya perluasan tujuan ekspor ke pasar non-tradisional dan penga­lihan ke pasar domestik semestinya terus kita lakukan,” ujarnya.

Selain meningkatkan pasar ekspor, lanjut Agus, pelaku in­dustri furniture juga diharapkan tidak meninggalkan pasar dalam negeri.

Baca juga : HUT Ke-56 ASEAN, Jokowi: Kapal Besar Ini Tidak Boleh Karam

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat 15/9/2023 dengan judul Jokowi: Pengusaha Kudu Cari Mitra Global, Pasar Mebel Tak Boleh Dikuasai Produk Impor

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense