RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Karjono Atmoharsono menyampaikan, perlunya kerja sama antara BPIP dan perguruan tinggi, termasuk Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
Hal tersebut disampaikan Karjono saat menerima kunjungan Rektor Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Prof Nurhasan, di Ruang Rapat Utama BPIP, Sabtu (14/10).
Karjono mengatakan, kerja sama antara BPIP dan UNESA menjadi sebuah Langkah strategis dalam penerapan PP No 4/22 tentang Standar Pendidikan Nasional, yang mengembalikan Pendidikan Pancasila sebagai mata ajar dan kuliah wajib.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran yang sangat strategis dalam memajukan sistem pendidikan yang sejalan dengan prinsip-prinsip Pancasila. Tujuan utama perguruan tinggi adalah menciptakan individu yang tidak hanya berpengetahuan dan berketerampilan, tetapi juga memiliki kekuatan jiwa dan raga yang sehat.
"Mereka juga diharapkan memiliki integritas moral yang tinggi, cinta kepada bangsa dan negara, serta kasih sayang kepada sesama manusia," kata Karjono.
Baca juga : Makan Sabun Untuk Buktikan Produk Natural
Karjono juga menjelaskan peranan perguruan tinggi dalam usaha pembangunan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat atau yang disebut Tri Darma Perguruan Tinggi.
"Mari kita sama-sama bekerjasama untuk mendukung kebijakan membumikan Pancasila di generasi milenial, termasuk di lingkungan Perguruan Tinggi," ajak Karjono.
Karjono menambahkan, BPIP memiliki standar sertifikasi yang dikeluarkan oleh Kepala BPIP, sesuai dengan Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila.
Standar kompetensi lulusan yang tertuang dalam Peraturan tersebut mencakup dimensi nilai, pengetahuan, dan tindakan yang berkaitan dengan Pancasila. Ini menjadi dasar yang kuat dalam membentuk lulusan Diklat PIP (Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila) dengan kualifikasi yang mumpuni.
“Standar sertifikasi ini memastikan bahwa lulusan dari program ini memiliki pemahaman mendalam tentang nilai-nilai Pancasila, pengetahuan yang kuat tentang ideologi Pancasila, serta kemampuan konkret untuk menerapkan nilai-nilai ini dalam tindakan mereka sehari-hari," paparnya.
Baca juga : APP Sinar Mas Gandeng BRIN Kembangkan Budidaya Perikanan
Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Prof Nurhasan mengatakan, nilai-nilai Pancasila meresap dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam pembuatan kebijakan, peraturan, dan undang-undang. Sesuai dengan pidato Presiden Jokowi dalam Presidential Lecture tahun 2019, ideologi Pancasila harus tercermin dalam setiap produk kebijakan, regulasi, dan perundangan. "Ini adalah panggilan untuk memastikan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi konsep, melainkan benar-benar mengakar dalam praktik-praktik pemerintahan dan kebijakan," jelasnya.
Rektor UNESA, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Asosiasi Rektor Merah Putih, juga menyoroti peran penting para atlet nasional yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Menurutnya, prestasi yang telah dicapai oleh atlet-atlet ini tidak hanya mencerminkan keterampilan mereka dalam olahraga, tetapi juga menumbuhkan sikap nasionalisme yang kuat. Mereka adalah teladan nyata bahwa nilai-nilai Pancasila bukan sekadar konsep, melainkan menjadi panduan dalam berprestasi dan membawa nama bangsa.
Prof Hasan juga mengungkapkan bahwa UNESA bersama Asosiasi Rektor Merah Putih telah berkomitmen untuk menjalin kerja sama dalam berbagai aspek, termasuk penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penyediaan akademisi dan tenaga ahli, pemanfaatan sarana dan prasarana, penelitian dan pengembangan, pengabdian kepada masyarakat (Tri Dharma Perguruan Tinggi), serta pemanfaatan sumber daya manusia.
Direktur Lembaga Pendidikan dan Sertifikasi Profesi Unesa, Martadi menambahkan, saat ini UNESA memiliki sekitar 5.000 guru. Sebanyak 3.000 sudah terjun ke lapangan dan 2.000 masih dalam proses kelulusan. "Saya harap BPIP dapat memberikan pembekalan kepada guru-guru tersebut,” jelasnya.
Kolaborasi ini diharapkan akan memberikan manfaat yang signifikan dalam kemajuan pendidikan serta memastikan bahwa para pendidik memiliki bekal yang kuat untuk menjalankan peran penting dalam menyebarkan dan mengamalkan Pancasila kepada generasi mendatang.
Baca juga : JT Bareng MAKUKU Sambut Baik Pertemuan Dengan Wapres Di Shanghai
Deputi Bidang Pengkajian dan Materi BPIP, Surahno mengungkapkan, BPIP telah merancang materi bahan ajar tentang Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) yang mencakup semua tingkatan pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga perguruan tinggi.
“Upaya ini merupakan langkah nyata dalam memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila tertanam dalam proses pendidikan di berbagai jenjang, sehingga generasi muda Indonesia dapat tumbuh dengan pemahaman yang kuat tentang ideologi Pancasila,” jelasnya.
Terakhir, M Akbar Hadiprabowo selaku Direktur Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama BPIP, menjelaskan tujuan dari kerja sama ini adalah untuk melaksanakan, menanamkan, dan menjaga nilai-nilai Pancasila, yang harus ditegakkan dan diterapkan oleh seluruh elemen bangsa di segala bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Turut hadir secara langsung Direktur Analisis dan Penyelerasan Edi Subowo. Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Surabaya Prof Nurhasan didampingi oleh Ketua Senat Akademik Universitas Negeri Surabaya Prof Setya Yuwana, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Unesa Dr. Dwi Cahyo Kartiko, dan Direktur Lembaga Pendidikan dan Sertifikasi Profesi Unesa Dr. Martadi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.