BREAKING NEWS
 

Gelar Cerita Nusantara

Menteri Teten Tegaskan Pentingnya Peran Agregator Dalam Ekosistem Industri Kriya

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 28 November 2023 15:59 WIB
Menkop UKM Teten Masduki di acara Cerita Nusantara bertajuk Unveiling The Story of Indonesia Artistry di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (28/11/2023). (Foto: Dok. Kemenkop UKM)

 Sebelumnya 
“Kami ingin menunjukkan di sektor ini kita punya pondasi yang sangat kuat. Kita percaya diri di dua sektor ini kita bisa bertarung dengan siapapun di kancah dunia. Salah satu ekspor terbesar Indonesia non-migas adalah di sektor Kriya dan Wastra,” ucap Teten.

Sektor Kriya di Indonesia menjadi salah satu sub sektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi dan berpeluang untuk dikembangkan.  

Di luar negeri, produk-produk Kriya Indonesia juga mulai mendapat respon positif, misalnya berbagai bentuk turunan kerajinan kayu, rotan, dan anyaman baik dari sintetis mupun alami.  

Adsense

Selama dua tahun sinergi antara Kemenkop UKM dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE-KIM), melihat strategisnya peran agregator, para konsolidator pelaku UMKM dan wirausaha dengan model bisnis agregasi, dalam menjaga eksistensi dan keberlanjutan dari bisnis para pengrajin di sentra-sentra Kriya dan Wastra di Indonesia.

Baca juga : Gencatan Senjata Dimulai, Militer Israel Ingatkan, Perang Di Gaza Belum Berakhir

Model bisnis agregasi ini diharapkan dapat memberikan sejumlah manfaat bagi pelaku UMKM, meliputi transfer pengetahuan, transfer teknologi, akses pembiayaan, dukungan pengelolaan usaha, dan akses pasar yang berdampak pada penciptaan nilai baru, menghasilkan standarisasi kualitas produk, pola produksi terencana, peningkatan skala ekonomi, dan kepastian pasar.  

“Partisipan yang terlibat dalam agenda ini adalah para pelaku usaha terkurasi, dan agregator yang selama ini telah bekerja bersama, melakukan pendampingan kurasi produk dengan para UMKM di subsektor Kriya dan Wastra dalam membangun ekosistem bersama dan mempromosikan Kriya dan Wastra,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Suzana Teten Masduki mewakili Bidang Pendanaan Dekranas mengatakan, Dekranas berperan dalam memayungi dan mengembangkan produk kerajinan, serta berupaya mendorong peningkatan kehidupan pelaku usahanya, yang sebagian besar merupakan kelompok UMKM.

Ia mengajak seluruh pihak, untuk paham betul peran penting ekosistem yang kuat dari hulu ke hilir. Mulai dari edukasi perajin, menjaga standar kualitas produk pengrajin hingga perluasan pasar merupakan kunci menuju kemajuan industri kriya.

Baca juga : Pemda Se-Jabar Terapkan Penggunaan Kartu Kredit Indonesia

Kerajinan merupakan salah satu subsektor industri kreatif yang berciri khas Indonesia, memiliki kearifan lokal dan mendukung industri pariwisata.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, subsektor industri kerajinan mampu melakukan ekspor dengan nilai 916 juta dolar Amerika Serikat (AS) pada 2021. Tumbuh sebesar 10,49 persen dibandingkan nilai ekspor tahun 2020 yang mencapai 829 juta dolar AS.

Sumbangan subsektor kerajinan terhadap PDB nasional tahun 2020 mencapai Rp 166,13 triliun dengan jumlah orang yang bekerja di subsektor kerajinan sebanyak kurang lebih 3,9 juta orang.

Suzana mengatakan, adanya ekosistem yang kuat serta para pelaku usaha dengan bisnis model aggregator, banyak perajin Tanah Air yang sangat terbantu, dan dapat tetap memproduksi dan memasarkan barangnya dengan standar kualitas yang baik.

Baca juga : Mahfud Ingatkan Pentingnya Penegakan Hukum Dan Pemilu Bermartabat

“Cerita Nusantara merupakan apresiasi kepada para pelaku usaha sektor kriya dan wastra yang telah menciptakan ekosistem, yang merupaya untuk terus menerus mendongkrak kualitas usaha kita, baik secara manajemen usaha maupun kualitas produk," ujarnya.

Dengan mengkonsolidasi banyak pihak dalam Cerita Nusantara, sinergi ini juga diharapkan dapat meningkatkan citra produk kerajinan hasil karya perajin, sehingga produknya dapat terus dikembangkan dan mampu bersaing di pasar lokal maupun global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense