Sebelumnya
Dian mengungkapkan, Pupuk Kaltim secara rutin terlibat di ajang TKMPN guna mengukur efektivitas inovasi.
Khususnya, dalam mendukung komitmen perusahaan untuk peningkatan mutu produksi dan efisiensi secara berkesinambungan.
Hal ini sekaligus menunjukkan, semangat dan komitmen seluruh unit kerja Pupuk Kaltim, untuk terus mengembangkan inovasi melalui pemanfaatan teknologi dalam mencapai efisiensi yang lebih signifikan, berorientasi pada pengembangan Industry 4.0 yang juga diterapkan perusahaan secara berkesinambungan.
Dian meyakini, pengembangan inovasi terus digalakkan Pupuk Kaltim dalam mendukung aktivitas bisnis perusahaan maupun dampak langsung ke masyarakat.
"Dan melalui TKMPN, kita bisa mengukur sejauh mana efektivitas inovasi tersebut untuk dikembangkan lagi ke depannya,” katanya.
Baca juga : Kementan Verifikasi Balai Penyuluh Pertanian, Calon Penerima Penghargaan CSA 2023
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo menyampaikan, berbagai inovasi yang meraih penghargaan TKMPN XXVII membuktikan, konsistensi Pupuk Kaltim terhadap pengembangan mutu produksi dan efisiensi, yang sejalan dengan prinsip Environment, Social and Governance (ESG).
Hal ini terus didukung Direksi dan Manajemen Pupuk Kaltim, dengan memfasilitasi para inovator melalui ajang kompetisi terbuka.
Mulai dari internal perusahaan melalui Pupuk Kaltim Innovation Award (PIA) setiap tahun, guna melahirkan beragam tools baru dengan berbagai keunggulan.
Bahkan, tim terbaik mendapat kesempatan mewakili perusahaan di tingkat nasional hingga internasional.
Sehingga, inovasi Pupuk Kaltim terus berkembang setiap tahun dalam mendukung kinerja perusahaan, seperti perencanaan, eksekusi hingga monitoring dan evaluasi.
Baca juga : Khofifah Apresiasi 2 Unit Kerja Pemprov Jatim Raih Penghargaan Zona Integritas
"Kontribusi dari tiap inovasi memberi dampak signifikan terhadap perusahaan, dibuktikan dari nilai efisiensi yang terus meningkat dari tahun ke tahun," jelas Budi.
Budi mengapresiasi seluruh prestasi yang berhasil diraih tim inovasi Pupuk Kaltim pada TKMPN tahun ini.
Ia berharap, capaian tersebut menjadi semangat untuk lebih meningkatkan kinerja dalam mendukung realisasi target perusahaan.
Terlebih, inovasi diciptakan secara mandiri dengan nilai efisiensi yang terus meningkat, sehingga mampu menyelamatkan perusahaan dari berbagai potensi risiko dan kerugian.
Hal ini pun dibuktikan dengan capaian prestasi yang tidak hanya diakui secara nasional, tapi juga di kancah internasional yang turut berhasil meraih penghargaan prestisius dari berbagai inovasi yang digagas.
Baca juga : Kinerja Positif dan Sukses Hadapi Krisis, BNI Borong 5 Penghargaan
Terbaru, Pupuk Kaltim memboyong penghargaan pada ajang Asia Pacific Quality Organization International Conference (AQPO-IC) ke-28 di Kathmandu Nepal, sekaligus berhasil mempertahankan predikat World Class Company.
Budi optimis, melalui inovasi tersebut, pihaknya mampu mempertahankan kinerja positif dalam jangka panjang, guna meningkatkan kontribusi terhadap sektor ketahanan pangan melalui penyediaan pupuk berkualitas.
Dari hal itu, perseroan semakin siap menjadi pemain utama industri petrokimia dan meningkatkan potensi di pasar global.
"Inovasi menjadi salah satu fokus Pupuk Kaltim dalam mendukung kinerja berkelanjutan. Sekaligus, meningkatkan eksistensi di pasar Global,” pungkas Budi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.