BREAKING NEWS
 

Keuangan Sudah Amburadul

Pembubaran Tujuh BUMN Sudah Tepat

Reporter : IRMA YULIA
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 31 Desember 2023 07:20 WIB
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
“Pembubaran 7 BUMN ini, merupakan salah satu bagian dari transformasi menyeluruh yang dilakukan Kementerian BUMN dalam empat tahun terakhir,” ujar Tiko, dalam konferensi pers, di Jakarta, Jumat (29/12/2023).

Ia menilai, transformasi yang dilakukan bertujuan agar dapat menciptakan ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal ini terbukti dengan hasil kinerja positif, yaitu laba bersih BUMN secara konsolidasi me­ningkat signifikan dari Rp 13,3 triliun pada 2020 menjadi diper­kirakan Rp 280 triliun pada 2023.

Baca juga : Latihan Sambil Jaga Kebugaran Ala Striker Muda Persib

Lebih lanjut ia menjelaskan, khusus penanganan BUMN yang mengalami permasalahan keuangan usaha, pihaknya telah membentuk Holding BUMN Spesialis Transformasi dan In­vestasi, yaitu Danareksa-PPA (Perusahaan Pengelola Aset).

Dalam holding ini, sambung dia, Danareksa menangani BUMN kecil untuk di-scale-up bisnis masing-masing perusahaan.

Adsense

Sementara khusus BUMN yang mengalami permasalahan keuangan dalam usaha, akan ditangani oleh PPA.

Baca juga : Usung Program Mudah Berusaha, Ganjar Siap Kembangkan UMKM Dan Koperasi

“PPA mempunyai fungsi unik, yakni mengelola BUMN yang melakukan restrukturisasi, termasuk BUMN yang tidak mampu berkontribusi dan tidak bisa dipertahankan,” kata Tiko, sapaan akrab Kartika.

Pihaknya berkomitmen, menyelesaikan permasalahan BUMN ini sampai tuntas. Seperti halnya, yang dilakukan Kemen­terian BUMN dalam menangani restrukturisasi Jiwasraya yang polisnya dialihkan ke IFG Life.

Begitu juga penanganan re­strukturisasi PT Garuda Indo­nesia (Persero) Tbk, dan restruk­turisasi Holding Perkebunan yang mulai profitable. Bahkan kini telah terbentuk subholding, yaitu PalmCo dan SupportingCo di holding perkebunan.

Baca juga : Ekonom: Penurunan Harga BBM Non Subsidi Sudah Tepat

Terbaru, sambung dia, baru saja dilakukan integrasi opera­tor bandara antara PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero), menjadi PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports.

Sayangnya, upaya serupa tak berjalan mulus terhadap ketujuh BUMN yang dibubarkan terse­but. Padahal PPA telah berupaya maksimal untuk menyehatkan perusahaan.

Rstrukturisasi tidak berhasil, maka proses pembubaran di­lakukan melalui kepailitan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense