BREAKING NEWS
 

Pasca Gabung, Penjualan Batik di TikTok dan Tokopedia Naik 9 Kali Lipat

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Senin, 5 Februari 2024 19:38 WIB
Presiden Tokopedia Melissa Siska Juminto (kedua kanan) bersama Direktur Eksekutif E-commerce, TikTok Indonesia Stephanie Susilo (kanan) saat membatik di Hotel Tentrem dalam kegiatan #MelokalDenganBatik, Yogyakarta, Senin (5/2/2024). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Saat ini, program #MelokalDenganBatik mengintegrasikan empat inisiatif kunci dan telah berlangsung sejak Januari 2024 di Pekalongan, Solo dan Yogyakarta, dan rencananya akan terus merambah daerah lain di Indonesia.

Keempat inisiatif tersebut meliputi, pertama, batik shoppertainment meningkatkan minat terhadap batik dengan membantu audiens yang tertarik dengan batik untuk menemukan konten batik yang menghibur dan informatif.

Kedua, kampanye khusus batik, dukungan pemasaran, promosi dan eksposur eksklusif untuk produk yang berkaitan dengan batik. Ketiga, pencarian kreator untuk seller.

"Seperti memfasilitasi UMKM batik berkolaborasi dengan lebih dari 100 kreator untuk meningkatkan penjualan, serta sejumlah kreator lain untuk meningkatkan eksposur batik secara lebih luas," jelasnya.

Baca juga : Kategori Kecantikan Dan Perawatan Tubuh Di Tokopedia Naik 5 Kali Lipat Sepanjang 2023

Keempat, uji coba gratis berjualan di Shop | Tokopedia. Memungkinkan UMKM batik yang baru terdaftar di Shop | Tokopedia menikmati gratis komisi satu bulan pertama demi mendorong partisipasi di perdagangan daring.

Inisiatif ini pun telah memberikan dampak positif pada UMKM lokal batik. Sejumlah UMKM lokal batik di Shop | Tokopedia dan Tokopedia mencatat peningkatan pemesanan sebesar hampir 2,5 kali lipat dibandingkan dengan pemesanan saat hari biasa.

Selain itu, TikTok dan Tokopedia juga melihat makin banyak penjual batik offline yang memanfaatkan platform digital untuk berjualan melalui inisiatif uji coba gratis berjualan di Shop | Tokopedia.

Selain melakukan empat inisiatif kunci, TikTok dan Tokopedia melalui kampanye #MelokalDenganBatik memberikan dukungan kepada pelaku UMKM batik berupa, kemudahan akses pinjaman modal usaha dari mitra lembaga keuangan terhubung.

Baca juga : Harbolnas 12.12 Bawa Berkah Pelaku UMKM Lokal Di Platform TikTok Dan Tokopedia

Lalu, teknologi pendukung produksi batik (alat pengering batik, wawasan mengenai tren dan manajemen inventaris), dan desain batik hasil kolaborasi dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

"Ke depannya, TikTok dan Tokopedia juga akan terus berupaya meluncurkan berbagai inisiatif untuk mendorong kemajuan lebih banyak pelaku UMKM batik, dan berbagai produk lokal lainnya, demi mengakselerasi pertumbuhan UMKM di Indonesia," harap Stephanie.

Sementara itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X yang diwakili Asisten Setda Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat Provinsi DI Yogyakarta Sugeng Purwanto, mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh TikTok dan Tokopedia.

Ia mengatakan, batik merupakan wastra Indonesia yang sudah diakui oleh UNESCO. Ini merupakan bukti pengakuan bernilai strategis akan eksistensi batik serta perannya bagi peradaban nusantara.

Baca juga : 10 Tahun Penjualan Mobil RI Mentok Di 1 Jutaan Unit, Toyota Usul Relaksasi Pajak

Pelestarian batik tidak bisa dilakukan hanya dari aspek budaya tetapi juga dari aspek ekonomi, maka kami sangat mengapresiasi upaya TikTok dan Tokopedia melalui kampanye #MelokalDenganBatik.

"Ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kemampuan UMKM lokal batik yang sekaligus berperan sebagai penggerak ekonomi rakyat," ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense