Sebelumnya
Melalui pendampingan inkubasi ini, telah lahir entitas bisnis lestari seperti PT Alam Siak Lestari yang telah menghasilkan potensi perlindungan 76.744 hektar lahan gambut di 3 desa di Kabupaten Siak.
Selain itu, terdapat 40 produk inovasi berbasis alam di 9 kabupaten mitra yang telah dikembangkan per akhir tahun 2023.
Produk-produk inovatif berbasis bioekonomi ini mencakup sektor agroforestri, aquaculture, bambu, kopi, coklat, dan kelapa.
Beberapa program kabupaten anggota LTKL telah terbukti memberikan dampak positif pada ekonomi, sosial dan lingkungan.
Melalui pendekatan yurisdiksi berkelanjutan, kabupaten anggota LTKL mampu berkomitmen untuk menjaga lingkungan, sekaligus dapat memanfaatkan sumber daya alam dengan baik melalui good agriculture practice.
Mewujudkan Ekonomi Lestari
KEM mempunyai ambisi untuk membuka potensi investasi sebesar 200 juta dolar AS untuk lebih dari 100 UMKM lestari, yang terhubung dengan 100 yurisdiksi di Indonesia pada akhir tahun 2026.
KEM juga telah memfasilitasi 71 pemerintah kabupaten di Indonesia yang berkomitmen mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan sebagai bagian dari dokumen perencanaan daerah mereka. Ini merupakan hasil dari kemitraan strategis antara KEM dengan APKASI.
Baca juga : Menteri Siti Bicara Transformasi Ekonomi Lingkungan Menuju Titik Keseimbangan
Sejak berdiri pada tahun 2022, KEM telah menghubungkan lebih dari 300 pelaku usaha lestari dengan penyandang dana dan pemodal potensial, pemerintah, dan mitra pembangunan lainnya.
Melalui acara-acara seperti Indonesia Business and Investment Forum on Nature-Based Innovation (IBIFNI), KEM dan ekosistemnya telah mampu membuka 22,7 juta dolar AS untuk pembiayaan inovasi berbasis alam.
Menurut Leonard Theosabatra, Direktur Utama SMESCO Indonesia dan Anggota Dewan Penasihat KEM, potensi inovasi bioekonomi di Indonesia, khususnya di Sulawesi Tengah, dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah positif bagi komunitas lokal.
“Saya percaya, potensi pengolahan keanekaragaman hayati di wilayah Sulawesi Tengah masih sangat banyak yang belum terekspos. Misalnya, terdapat peluang produk makanan dan minuman (F & B) dan kecantikan yang saya yakini dapat berkontribusi pada perekonomian nasional,” sebut Leo.
Pertengahan tahun lalu, SMESCO Indonesia telah menandatangani MoU dengan sejumlah mitra pengolahan strategis seperti BUMN Farmasi yakni Indofarma.
Mitra-mitra ini dapat membantu pelaku usaha di Kabupaten Sigi, untuk berfokus pada aspek hilirisasi produk olahan,yang kemudian didorong pada pasar domestik dan internasional.
Hal ini sejalan dengan target KemenKopUKM di tahun 2024 untuk penciptaan wirausaha sebanyak 1 juta orang melalui fokus hilirisasi yang memberi nilai tambah bagi produk aquaculture, pertanian, dan kehutanan.
Baca juga : Pengamat Nilai Skenario Relokasi Pasar Anyar Sudah Tepat
Inovasi berbasis alam adalah komponen krusial di dalam ekonomi lestari, dan memiliki peran penting dalam perjalanan Indonesia menuju pembangunan berkelanjutan pesat yang tidak bergantung pada eksploitasi sumber daya alam dan sekaligus mengurangi emisi karbon.
"Inovasi berbasis alam dapat membantu negara ini menggapai berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan, seperti ketahanan terhadap perubahan iklim dan risiko bencana alam, kemakmuran ekonomi dan sosial, serta ketahanan pangan, air, dan kesehatan,” tutur Gita Syahrani, Ketua Dewan Pengurus KEM.
Untuk menjaga momentum dari rangkaian pencapaian oleh LTKL dan KEM di tahun 2023, kedua organisasi berencana berkolaborasi lebih dalam untuk menciptakan program-program dengan inovasi berbasis alam yang baru dan solidifikasi di tahun 2024, yang mendukung proyek-proyek bioekonomi di Indonesia.
Tentang Lingkar Temu Kabupaten Lestari
Bermula pada 2017, Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) adalah asosiasi kabupaten yang dibentuk dan dikelola oleh pemerintah kabupaten sebagai bagian dari kaukus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).
LTKL bertujuan untuk mewujudkan ekonomi lestari di kabupaten guna mendukung agenda prioritas nasional menuju pembangunan berkelanjutan.
Memasuki Fase Tumbuh, LTKL akan bergerak lebih gigih untuk menjadi penopang yang kokoh secara kelembagaan, kemitraan, dan kapasitas.
Salah satu fokus utama dari fase ini adalah membangun kapasitas kabupaten dan memastikan para penggerak terutama orang muda, perempuan, masyarakat adat dan komunitas lokal secara aktif berkontribusi untuk mewujudkan transformasi kabupaten lestari.
Saat ini, LTKL terdiri dari 9 kabupaten anggota di 6 provinsi di Indonesia dan bekerja sama dengan 21 jaringan mitra multipihak.
Baca juga : Di Halaqah Peradaban, Wakil Rais Aam PBNU Bicara Soal Pembaharuan
Rapat Umum Anggota LTKL pada tahun 2019 memutuskan bahwa komoditas berkelanjutan, terutama produk inovasi berbasis alam, akan menjadi prioritas bagi para anggota LTKL untuk mencapai target nasional untuk menyerap investasi berkualitas, menciptakan lapangan kerja dan mitigasi bencana.
Sebagai sebuah forum, LTKL berfungsi untuk membantu kabupaten anggota dalam menyusun strategi implementasi, menghubungkan dengan mitra yang tepat untuk meningkatkan kapasitas dan mendapatkan insentif bagi upaya pembangunan berkelanjutan. Serta berbagi peluang dan wawasan terkait tantangan pembangunan berkelanjutan kepada publik.
Tentang Koalisi Ekonomi Membumi
Koalisi Ekonomi Membumi (KEM) adalah sebuah gerakan kolektif yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem investasi lestari yang mengedepankan kearifan lokal Indonesia.
Melalui pendekatan kolaborasi multipihak, KEM mendorong perubahan sistemik yang memastikan kesejahteraan masyarakat dengan tetap melestarikan hutan, lahan gambut dan ekosistem penting lainnya dalam rantai pasok.
Koalisi ini terdiri dari akselerator dan inkubator bisnis lestari, mitra pembangunan, perusahaan investasi, asosiasi swasta, praktisi bisnis, dan didukung oleh pemerintah nasional dan daerah yang bekerja sama untuk menciptakan kondisi optimal bagi pertumbuhan ekonomi lestari dan restoratif.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.