RM.id Rakyat Merdeka - Dukungan Bank Mandiri terhadap upaya peningkatan kesejahteraan petambak di Muara Gembong, Bekasi Utara, membawa hasil memuaskan.
Revitalisasi tambak, pembangunan akses jalan, pelatihan dan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mendorong peningkatan hasil panen para petambak.
Pada November 2017, Presiden Jokowi menyerahkan Surat Keputusan Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Mina Bakti, dan meresmikan tambak percontohan Perhutanan Sosial di Muara Gembong.
Langkah itu diambil Presiden Jokowi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, sekaligus menyelamatkan dan memperbaiki lingkungan yang kondisinya sudah memprihatinkan.
Baca juga : Lakukan Modernisasi, Kapasitas Kilang Pertamina Bakal Naik Dua Kali Lipat
Dalam merealisasikan kebijakan Presiden Jokowi, Kementerian BUMN mendorong sejumlah BUMN turun tangan. Salah satunya Bank Mandiri. Bank pelat merah ini melakukan beberapa program untuk menyukseskan kebijakan Presiden tersebut. Antara lain, menyalurkan KUR kepada petambak yang memegang SK Perhutanan Sosial.
Selain itu, memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa revitalisasi tambak seluas 17,2 hektare (ha), pemasangan jaringan listrik, saung produksi, genset, rumah genset, menara pantau, Tempat Penampungan Hasil Tambak (TPHT), pengadaan sumur bor, pemberian dukungan teknologi berupa kincir air, alat pakan otomatis dan aplikasi monitoring.
Tak hanya itu, Bank Mandiri juga memberikan pelatihan untuk meningkatkan kapabilitas para petambak. Upaya Bank Mandiri itu membawa hasil positif. Panen petambak mengalami peningkatan signifikan, dibanding sebelum dilakukan revitalisasi tambak.
Jika sebelumnya produktivitas petambak hanya 50 sampai 100 kilo gram (kg) per hektar (ha), kini meningkat menjadi 4 sampai 5 ton per ha.
Baca juga : Duet Siti Nurbaya-Alue Sudah Siap Lari Kencang
Peningkatan ini tentu memberikan efek terhadap peningkatan kesejahteraan petambak. Tak hanya itu, berkembangnya tambak tersebut membuka lapangan pekerjaan baru. Setiap petambak setidaknya mempekerjakan satu sampai dua tenaga pekerja baru.
Selain peningkatan pendapatan, kelestarian lingkungan jauh lebih baik. Pelatihan yang diberikan Bank Mandiri berhasil mendorong kesadaran petambak, tentang pentingnya menjaga kelestarian alam melalui penanaman kembali mangrove di lahan tambak mereka.
Salah satu petambak, Aang mengamini perkembangan positif itu. Menurut penerima SK IPHPS tersebut, sarana produksi yang diberikan melalui KUR serta pelatihan yang diberikan Mandiri sangat mendukung pengembangan usaha.
“Setelah tambak direvitalisasi, kondisi kami jauh lebih baik, pendapatan kami meningkat. Tak hanya itu, lingkungan kami juga lebih baik dengan adanya pena naman mangrove,” ungkap Aang.
Baca juga : Jokowi Ingin Infrastruktur Indonesia Timur Lebih Masif
Selain di Muara Gembong, Bank Mandiri juga melakukan pembinaan di 33 kelompok lainnya di Jawa Barat. Mereka tersebar di Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Majalengka, Ciamis, Sumedang.
Selain itu, kelompok Perhutanan Sosial di Palembang dan Jambi.
Hingga kini, Total KUR yang disalurkan untuk program Perhutanan Sosial sudah mencapai Rp 4,2 miliar. [TIM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.