BREAKING NEWS
 

Pelindo Bagi-bagi Tips Pengembangan Desa Wisata Penglipuran Ke AP II Dan BSI

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Jumat, 17 Mei 2024 05:12 WIB
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menerima kunjungan studi banding dua BUMN, yaitu Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan Angkasa Pura (AP) II, terkait pengelolaan desa wisata yang telah sukses diterapkan Pelindo di Desa Penglipuran, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menerima kunjungan studi banding dua BUMN, yaitu Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan Angkasa Pura (AP) II, terkait pengelolaan desa wisata yang telah sukses diterapkan Pelindo di Desa Penglipuran, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. 

Kunjungan studi banding tersebut bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik dalam implementasi Program Revitalisasi Desa Wisata Penglipuran.

“Hari ini sebanyak 67 peserta tim TJSL Angkasa Pura II mengunjungi dan melihat langsung revitalisasi hutan bambu Desa Penglipuran. Di sana, kami memaparkan roadmap Program Desa Wisata yang sudah dimulai sejak tahun 2017,” ujar Department Head Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Febrianto Zenny, Kamis (16/5/2024) dalam keterangannya.

Baca juga : Kepala Bapanas Apresiasi Pengembangan Prodi Pangan & Pertanian Universitas Trilogi

Pada kunjungan tersebut, Tim TJSL Angkasa Pura II disambut oleh tim manajemen Desa Wisata Penglipuran serta tim TJSL Pelindo. 

Adsense

Pekan lalu, kunjungan serupa juga dilakukan oleh tim TJSL Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). VP TJSL BSI Tbk., Aris W. Setiawan beserta tim juga meninjau kegiatan pemberdayaan ekonomi warga Desa Penglipuran, yang didukung Pelindo.

Febrianto menjelaskan, implementasi program Pelindo di Desa Penglipuran telah terbukti menciptakan dampak positif seperti peningkatan kunjungan wisatawan, peningkatan pendapatan masyarakat dan desa, serta penciptaan lapangan kerja.

Baca juga : KPU Bantah Tudingan Pengurangan Dan Penambahan Suara Caleg Di Papua

“Program Revitalisasi Desa Wisata Penglipuran merupakan komitmen TJSL Pelindo untuk memberdayakan masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia, yang juga berkontribusi pada pengembangan bisnis perusahaan di sektor pariwisata serta untuk peningkatn tata kelola manajemen desa wisata yang akuntabel,” tambahnya.

Desa Wisata Penglipuran dikenal luas akan keindahan alam dan kelestarian budaya lokalnya. Tahun lalu, Penglipuran dinobatkan sebagai Best Tourism Village 2023 oleh UNWTO (Organisasi Pariwisata Dunia di bawah PBB yang memiliki wewenang untuk mempromosikan pariwisata dunia yang berkelanjutan).

Senior General Manager of Community Development Center Angkasa Pura II, Rini Indrawati, berharap kunjungan ini dapat memberikan pelajaran berharga mengenai praktik terbaik dalam implementasi Program Desa Wisata Penglipuran, yang dapat diterapkan dalam program TJSL Angkasa Pura II.

Baca juga : Pelindo Gelar Pelatihan Manajemen Pengembangan Desa Wisata Penglipuran Bali

“Sebagai sesama BUMN, kami akan terus berkolaborasi mendukung pengembangan pariwisata di Indonesia dan meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense