RM.id Rakyat Merdeka - Program Studi Magister Teknik Industri Universitas Mercu Buana (MTI UMB) menyelenggarakan Seminar Nasional ke-6 “Mercu Buana Conference on Industrial Engineering (MBCIE)” Tahun 2024, Sabtu (6/7/2024). Seminar kali ini mengangkat tema “Downstreaming Research and Enterpreneurship in the Digital Era: Challenging and Opportunities”.
Pada kesempatan ini, MTI UMB mengundang President Director Indonesia Manpower Solution (IMS) Sumarsono Sudarto untuk membahas tantangan dunia industri di era digital saat ini. Kata pria yang akrab disapa Kak Sono itu, para pengusaha muda harus dapat mentransformasikan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai ancaman dalam dunia bisnis.
Baca juga : IAW Duga Manipulasi Solar Subsidi Masih Terjadi Di Belitung, Minta Polri Usut
"Pada era digital ini AI sangat memegang peran sangat penting khususnya dalam pengembangan bisnis, pencapaian kinerja, dan peningkatan daya saing, teknologi selalu digunakan untuk memanfaatkan dan peramalan peluang bisnis masa depan," kata Kak Sono, dalam keterangannya, Rabu (10/7/2024).
Menurut Kak Sono, teknologi adalah investasi mahal dengan siklus hidup produk yang singkat. Artinya, dengan cepatnya siklus perubahan teknologi, dunia industri harus dapat menyesuaikannya jika menginginkan bisnis akan dapat selalu bertahan.
Baca juga : Indonesia Care Gelar Makan Bersama Daging Kurban Di Sumbar
Di kesempatan sama, ketua panitia MBCIE, Imbuh Rochmad menyebut jumlah pemakalah mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 69 pemakalah dari 11 perguruan tinggi di enam provinsi mempresentasikan hasil-hasil riset dan pemikiran mereka.
Senada, Sawarni Hasibuan menyatakan kegiatan ini memiliki terobosan dalam memanfaatkan peluang bisnis berbasis AI bagi generasi milenial. Sehingga para pengusaha muda dalam mengelola dan menjalankan bisnis dengan menggunakan AI juga perlu memperhatikan risikonya.
Baca juga : Maung Bandung Selektif Belanja Pemain Anyar
"Para pengusaha muda untuk melihat AI bukan hanya sebagai ancaman, tetapi sebagai peluang untuk mentransformasi dan mengoptimalkan kelangsungan bisnis mereka. Pemanfaatan AI dapat membantu dalam berbagai aspek bisnis, mulai dari peningkatan efisiensi operasional, pengambilan keputusan berdasarkan data, hingga pengembangan produk dan layanan inovatif yang dapat meningkatkan daya saing perusahaan di pasar," papar Sawarni.
Selain Sono, Imbuh dan Sawarni, kegiatan ini juga turut dihadiri Nurul Taufiqu Rohman dari Pusat Riset Material Maju Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Prof Katsuhiko Takahashi yang merupakan profesor Emeritus Teknik Industri dari Hiroshima University.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.