BREAKING NEWS
 

Inilah Bukti-Bukti Komitmen KAI Terhadap Kelestarian Lingkungan

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 23 November 2019 05:28 WIB
Foto: Humas KAI

 Sebelumnya 
Edi menambahkan, KAI sudah memanfaatkan teknologi solar cell atau panel surya di beberapa lokasi kerjanya, misalnya di JPL Hasanudin Semarang dan Resor Sintelis Gundih, Daop 4 Semarang.

KAI juga memanfaatkan teknologi informasi. Kini, pelayanan KAI sudah menuju paperless. Aplikasi KAI Access dan pembayaran platform online menjadikan seluruh transaksi tanpa penggunaan kertas.

Kehadiran e-boardingpass dalam KAI Access, tak hanya memudahkan penumpang karena tak perlu mencetak boarding pass lagi. Tetapi juga menekan penggunaan kertas.

Baca juga : Menteri Siti Terima Utusan Khusus Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia

Melihat kemacetan lalu lintas dan dampaknya bagi polusi udara, KAI juga sudah mengampanyekan agar masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.

KAI juga mengajak masyarakat untuk bersepeda bahkan jika naik kereta api ataupun Commuterline. KAI telah mengeluarkan kebijakan dapat membawa sepeda ke dalam kereta. Khusus untuk sepeda lipat, atau dikemas dalam komponen terpisah dan tidak membahayakan.

Berbagai moda transportasi massal pun telah bersinergi agar masyarakat makin mudah dalam mobilisasinya.

Baca juga : Perkuat Ekonomi Lewat Kehutanan dan Lingkungan

Di internal KAI, berbagai pendidikan dan pelatihan terkait perlindungan dan kelestarian lingkungan kerap dilakukan. Beberapa diklat yang dilaksanakan antara lain Pelatihan Pengendalian Pencemaran Air; Pengelolaan B3 dan Limbah B3; Pelatihan Auditor lingkungan; dan Pelatihan Pengolahan Air Baku.

KAI juga gencar melakukan sosialisasi lingkungan. Beberapa di antaranya adalah sosialisasi pengelolaan B3 dan limbah B3 ke UPT-UPT pengelola B3 dan penghasil limbah B3; sosialisasi pengelolaan air limbah; dan sosialiasi penanaman pohon.

Lewat berbagai kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility), KAI juga memberikan bantuan sarana dan prasarana kebersihan seperti truck sampah di berbagai daerah. Seperti kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, motor gerobak sampah kepada Desa Merapi, Kabupaten Lahat, Sarana Kebersihan kepada Pemkot Madiun, Pembangunan Bank Sampah Kelurahan Talang Bubuk, Kota Palembang, dan Pembangunan Talud Drainase Desa Tanjungsari, Kabupaten Lampung Selatan.

Baca juga : Wamen LHK Ajak Milenial Jaga dan Rawat Lingkungan

Ada juga pembuatan Taman Median Jalan di dua titik di Kota Padang.

Indonesia merupakan negara maritim, dan termasuk ke dalam 10 besar negara dengan penduduk terbanyak di dunia. Tentunya ini menimbulkan berbagai persoalan yang berdampak terhadap lingkungan.

Permasalahan lingkungan membutuhkan penanganan yang komprehensif, sinergis, dan berkelanjutan. Butuh kesadaran dan komitmen dari seluruh pihak untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense