BREAKING NEWS
 

Rangkul BLOCK71 Dan Innovation Factory

BNI Ventures, Bukti BUMN Bisa Besarkan Startup Lokal

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Minggu, 15 September 2024 07:05 WIB
Bekerja sama dengan BLOCK71 dan Innovation Factory, BNI Ventures menyelenggarakan platform business matchmaking bernama Match Arc. (Foto: Dok. BNI Ventures)

 Sebelumnya 
Melalui BLOCK71, startup lokal memiliki peluang masuk ke pasar internasional. Sebaliknya, startup dari luar negeri juga berpotensi masuk ke pasar lokal. Dari 23 startup yang mengisi BLOCK71 Jakarta, sebagiannya berasal dari Singapura.

Sedangkan Innovation Factory berfokus pada program Skala, yang menghubungkan startup dengan investor untuk mening­katkan skala bisnis mereka.

Menyoal ini, Direktur Ekse­kutif di Indonesia ICT Insti­tute Heru Sutadi mengatakan, BNI Ventures yang merupakan bagian dari perusahaan pelat merah, turut mengambil peran dalam pertumbuhan startup di Tanah Air.

“Jangan sampai perusahaan BUMN kalah gesit dibandingkan investor asing dalam berinvestasi ke startup lokal,” imbau Heru kepada Rakyat Merdeka, Sabtu (14/9/2024).

Sebab, lanjut Heru, jika hal tersebut dibiarkan, jika ada startup yang tumbuh menjadi unicorn baru, bisa jadi justru di-back-up oleh capital venture asing. Ini dikarenakan minimnya perusahaan pemberi modal dari dalam negeri.

Baca juga : Program Sekolah Swasta Gratis, Jangan Hapus KJP

Ditambah lagi, imbuh mantan Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) ini, investasi BUMN ke startup lokal merupakan bentuk keber­pihakan negara melalui Kemen­terian BUMN dan perusahaan BUMN, untuk membesarkan startup lokal. Perusahaan pelat merah punya kepentingan dalam proses pembinaan startup lokal.

Tak hanya itu, bisnis startup belakangan ini masih ramai dengan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Dengan adanya komitmen BUMN, menunjuk­kan hal tersebut tidak menyurut­kan nyali investor untuk terus memberikan injeksi modal ke usaha rintisan.

Sementara kepada perusa­haan startup, dia mengimbau mulai efisien mengeluarkan dana untuk program pemasaran, serta bijaksana dalam ekspansi organisasikan.

“Para pengelola usaha rintisan sebaiknya mulai membenahi usahanya di tengah pemulihan ekonomi, supaya tidak kian terpuruk,” imbaunya.

Terpisah, Menteri BUMN Erick Thohir mengaku optimistis ekonomi digital Indonesia akan tumbuh hingga Rp 4.818 triliun pada 2030.

Baca juga : Girona Vs Barcelona, Bawa Misi 5 Kemenangan

Pertumbuhan fantastis terse­but, tegas Erick, menjadi ceruk pasar besar di Indonesia pada bisnis startup yang harus diman­faatkan oleh BUMN.

Angka pertumbuhan yang luar biasa menggiurkan itu menja­dikan Indonesia sebagai kon­tributor terbesar bagi perkem­bangan ekonomi digital di Asia Tenggara.

“Dalam lanskap ekonomi digital, startup berperan penting. Mulai dari menyediakan solusi digital terhadap kebutuhan se­hari-hari, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mendorong pen­capaian dan daya saing teknologi Indonesia,” beber Erick.

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ini terus mendorong transfor­masi bisnis BUMN, khususnya melalui digitalisasi, yang men­jadi sebuah keharusan.

Dia berharap, kolaborasi dengan startup, menjadi inter­vensi nyata bahwa BUMN men­dukung ekonomi digital.

Baca juga : Raja Tarkam Makin Menyala

“Startup yang lahir dan berkembang oleh orang Indo­nesia, beroperasi di Indonesia, bayar pajak di Indonesia dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia. Saat besar, go public-nya juga di Indonesia,” katanya. DWI

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Minggu, 15 September 2024 dengan judul "Rangkul BLOCK71 & Innovation Factory BNI Ventures, Bukti BUMN Bisa Besarkan Startup Lokal"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense