Dark/Light Mode

Badminton Hong Kong Open 2024

Raja Tarkam Makin Menyala

Minggu, 15 September 2024 06:30 WIB
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani.  (Foto: PBSI)
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani. (Foto: PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, makin bersinar. Pasangan non Pelatnas yang kerap dijuluki Raja Tarkam (pertandingan antar-kampung) ini memenangi “perang saudara” melawan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di ajang Hong Kong Open 2024.

Bertanding di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Hong Kong, Sabtu (14/9/2024), pasangan Leo/Bagas tancap gas duluan dengan 4-0. Mereka langsung menekan, tapi Sabar/Reza dengan cepat menyamakan kedudukan 4-4. Poin terus ketat hingga Sabar/Reza unggul di in­terval, 11-9. Berikutnya, Sabar/ Reza terus melesat hingga akhirnya menang 21-13.

Awal game kedua berlangsung ketat. Kedua pasangan saling kejar mengejar poin. Hingga Sabar/Reza unggul tipis 11-10 di interval. Setelahnya, membuka jarak hingga 17-11. Sempat dikejar hingga 19-15, Sabar/ Reza akhirnya menutup gim kedua dengan kemenangan.

Usai pertandingan, Reza mengaku tidak menyangka bisa sampai ke babak final. Dia bilang, ini berkat dukungan keluarga, istri dan seluruh masyarakat Indonesia. Usai melewati hadangan Hendra Setiawan/ Mohamad Ahsan di babak pertama, mereka makin pede.

“Di babak pertama kan masih meraba-raba situasi jadi setelah lewat jadi lebih nyaman bermainnya,” ucap Reza.

Sementara, Sabar mengaku, strategi dipersiapkan berjalan dengan baik. Dia berharap itu bisa berlanjut sampai di partai final. “Melawan siapa pun, kami mau berusaha memberikan yang terbaik,” katanya.

Baca juga : KPK Akan Supervisi KasusFirli Bahuri Di Polda Metro

Dari pihak lawan, Leo meni­lai, Sabar/Reza bermain lebih baik. Dia bilang, pemain depan lawannya lebih nekat. sehingga mereka lebih banyak mendapat serangan.

“Di sini, siapa yang banyak mendapat kesempatan menyerang dialah yang bisa menang,” jelas Leo.

Bagas menambahkan, mereka akan langsung mengalihkan fokus ke turnamen selanjutnya. Dia bilang, meski di turnamen ini bisa melangkah hingga babak empat besar, masih ada banyak hal yang perlu mereka tingkatkan.

“Sekarang kami fokus bersiap untuk China Open minggu de­pan,” jelas Bagas.

Kemenangan juga dira­sakan tunggal putri Indonesia, P u t r i Kusuma Wa r d a n i . Pebulutangkis yang kerap di­panggil Putri KW ini nyaris saja membuang keunggulan 10 poin. Tapi, akhirnya menang, dan lolos ke partai final.

Di babak semifinal, Putri KW berhadapan dengan wakil Jepang., Tomoka Miyazaki. Di laga itu, Putri KW harus ber­juang keras selama tiga game. Sebelum akhirnya menang den­gan skor 22-20, 21-23, 21-18 dalam waktu 75 menit.

Baca juga : Presiden Minta Maaf, Para Menteri Terharu

Pertandingan antara kedua pemain berjalan ketat sejak gim pertama. Terbukti dengan skor ketat.

Sebelum akhirnya Putri ung­gul, di game kedua, Miyazaki bangkit dan memaksa game ketiga dimainkan.

Di game penentuan ini, Putri KW sepertinya akan menang mudah dari lawannya. Dia sem­pat unggul 11-3 saat interval. Lalu berlanjut hingga 15-5. Di situasi inilah Miyazaki bangkit. Dia mulai mendekat 15-11, lalu 18-16. Beruntung, Putri KW merespons dengan baik. Hingga akhirnya mengamankan kemenangan.

Usai pertandingan, Putri KW mengungkapkan kegembiraan­nya setelah memastikan ke­menangan. Apalagi, ini final keduanya setelah pekan lalu lo­los hingga partai puncak Taiwan Open 2024.

“Ini jadi final pertama saya di level 𝘚𝘶𝘱𝘦𝘳 500. Berharap besok bisa berdiri di podium tertinggi,” kata Putri.

Selama pertandingan, dia se­benarnya merasa gugup dan gro­gi. Sebab, selain ulet, Miyazaki memiliki daya juang tinggi. Meski sudah tertinggal jauh, Miyazaki tak akan menyerah untuk mengejar.

Baca juga : Jokowi-Prabowo Tak Bisa Diadu Domba

“Dia punya serangan yang bervariasi dan tak mudah dima­tikan,” terangnya.

Meski usianya lebih muda darinya, Putri KW mengaku, permainan lawannya. Dia bi­lang, Miyazaki juga berani berspekulasi. Karena itu, dia cukup “deg-degan” selama per­tandingan. Putri KW dipaksa untuk terus fokus merebut poin demi poin.

Lebih lanjut, di game ketiga, saat sudah unggul jauh, dia men­gaku melakukan cukup banyak kesalahan sendiri. Hingga poin­nya hampir terkejar. Padahal dia terus mengikuti instruksi pelatih. Dalam kondisi tersebut, dia mencoba bermain lebih aman.

“Alhamdulillah bisa melewati ini dengan kemenangan,” katanya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 15 September 2024 dengan judul Badminton Hong Kong Open 2024, Raja Tarkam Makin Menyala

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.