Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Diwacanakan Masuk Di Menu Makan Bergizi Gratis
Susu Ikan, Siapa Pernah Coba…
Sabtu, 14 September 2024 08:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Susu ikan lagi rame jadi perbincangan karena disebut-sebut bisa jadi produk alternatif pengganti susu sapi. Susu ikan juga diwacanakan masuk dalam menu makan bergizi gratis yang jadi program Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Lantas, apa itu susu ikan? Siapa yang pernah coba?
Wacana penggunaan susu ikan sebagai pengganti susu sapi, pertama kali disampaikan Direktur Utama Holding Pangan ID FOOD, Sis Apik Wijayanto. ID FOOD sendiri adalah perusahaan BUMN yang akan terlibat dalam program susu gratis.
Saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/9/2024), Sis mengatakan, pihaknya mulai mengkaji pengadaan susu ikan sebagai sumber alternatif program minum susu gratis, apabila produksi susu sapi tidak dapat memenuhi target kebutuhan. Sebab, pembangunan peternakan sapi perah mega farm membutuhkan waktu 2-3 tahun.
Baca juga : Paus Lega Dan Bahagia
Munculnya istilah susu ikan kemudian jadi polemik dan viral di media sosial. Banyak yang mempertanyakan apa itu susu ikan, dan bagaimana kandungan proteinnya. Media asing ikut menyoroti soal susu ikan ini.
Lantas, apa sebenarnya susu ikan? Mengenai hal ini, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) angkat bicara.
Ketua Komite Advokasi Percepatan Penurunan Stunting, Kesehatan Ibu dan Anak serta SustainableDevelopment Goals (SDG’s) PB IDI, Prof Agussalim Bukhari menjelaskan, susu ikan adalah ekstrak ikan berbentuk bubuk yang kaya protein dan mikro nutrisi. “Lebih tepatnya dikatakan sari ikan ya,” ujarnya dalam media briefing IDI, secara daring, Jumat, (13/9/2024).
Baca juga : Menteri Siti Lindungi Pejuang Lingkungan
Soal wacana penggunaan susu ikan dalam program makan bergizi gratis, dirinya mengaku mendukung penuh rencana tersebut. Menurutnya, rencana Pemerintah memproduksi susu ikan bisa menjadi pengganti susu sapi, dan bagus untuk kebutuhan gizi anak dan ibu hamil yang jadi target program makan bergizi gratis. “Kan sangat bagus, bergizi dan aman tentunya,” tegasnya.
Guru Besar Gizi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar, ini menambahkan, nilai gizi pada susu ikan sama baiknya dengan susu sapi, karena punya kandungan Omega 3. Dengan demikian, pemanfaatan ikan sebagai produk olahan susu dapat menjadi alternatif untuk menyelesaikan masalah stunting dan kekurangan gizi anak Indonesia.
“Upaya ini bisa mempercepat penurunan, kalau bisa 100 persen kan penurunan angka malnutrisi,” harapnya.
Baca juga : Demokrat Jamin Punya Stok Kader Profesional
Ketua Kolegium Ilmu Gizi Klinik Indonesia ini kemudian menjelaskan, proses pembuatan susu sapi tidak mudah dan memakan biaya tinggi. Ditambah lagi jumlah produksinya belum memenuhi kebutuhan dalam negeri, sehingga Pemerintah masih perlu melakukan impor.
Sementara, proses pembuatan susu ikan lebih murah dan bahan bakunya melimpah ruah. “Ikan lebih mudah, tinggal ditangkap di perairan kita yang sangat besar. Apalagi, Indonesia merupakan negara maritim,” pungkasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya