BREAKING NEWS
 

Bersinergi Agar Lebih Efektif Dan Efisien

SIG-Pelindo Perkuat Operasional Logistik

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Rabu, 16 Oktober 2024 07:05 WIB
Semen Indonesia dan Pelindo terus memperkuat sinergi operasional logistik. Foto: dok SIG.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat sinergi dalam operasional logistik di pelabuhan-pelabuhan vital nasional. Kolaborasi ini diharapkan meningkatkan efektivitas dan efisiensi rantai pasok bahan material konstruksi.

Direktur Supply Chain SIG Yosviandri menjelaskan, sinergi antara SIG dan Pelindo merupakan kerja sama strategis antar-BUMN untuk menjamin kelancaran pasokan dan ketersediaan produk bahan bangunan di pasar nasional.

“Sinergi ini sejalan dengan inisiatif SIG untuk mencapai peningkatan operational excellence, melalui operasional rantai pasok yang efektif dan efisien,” kata Yosviandri dalam keterangan resmi, Senin (14/10/2024).

Tak hanya itu, sinergi BUMN ini, diharapkan Yosviandri, dapat menciptakan nilai tambah bagi kedua perusahaan. Dan memaksimalkan kontribusi terhadap negara.

Baca juga : Menperin Jamin Kualitas Produk Untuk Konsumen

“Apalagi Pemerintah tengah gencar melaksanakan pembangunan infrastruktur dan perumahan bagi masyarakat,” ucapnya.

Sebagai informasi, relasi antara SIG dengan Pelindo telah terjalin sejak lama. Termasuk di antaranya, melalui perjanjian induk kerja sama dalam sinergi operasional dan pengembangan usaha yang ditandatangani kedua pihak pada September 2022, atau setahun setelah merger Pelindo.

Sebagai realisasi dari perjanjian tersebut, SIG dan Pelindo telah menjalin kerja sama di beberapa bidang. Mulai dari sewa lahan, jasa bongkar muat baik inbound (masuknya barang ke dalam pelabuhan) maupun outbound (pergerakan barang ke luar pelabuhan). Hingga kerja sama dalam pengoperasian Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) milik SIG di Gresik, Jawa Timur.

Dia berharap, sinergi keduanya semakin baik dan solid sehingga membuka peluang kerja sama di bidang lainnya.

Baca juga : Truk Penyumbang Polusi Paling Banyak Di Jakarta

“Yang tentunya saling menguntungkan dan memberikan manfaat optimal bagi kedua perusahaan,” harapnya.

Dihubungi terpisah, Peneliti Pusat Industri Perdagangan dan Investasi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Ahmad Heri Firdaus mengatakan, permasalahan tingginya biaya logistik hingga sekarang masih menjadi beban bagi industri.

Hal itu akan mempengaruhi daya saing industri dalam memproduksi barang atau jasa, serta berdampak pada kinerja ekonomi secara makro.

Karena itu, lanjut Heri, transportasi menjadi komponen terbesar dalam biaya logistik, khususnya di industri manufaktur.

Adsense

Baca juga : Der Panzer Pastikan Lolos, Prancis Dan Italia Jaga Asa

“Upaya yang dilakukan melalui kerja sama Pelindo dengan SIG ini bakal mampu mengurai masalah tersebut,” yakin Heri kepada Rakyat Merdeka, Selasa (15/10/2024).

Heri menekankan, transportasi logistik terkait material konstruksi, seperti semen dalam jumlah besar, harus dipastikan efisien dan keamanannya dalam proses pengiriman.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense