RM.id Rakyat Merdeka - Lokasi tambang Grasberg milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, selalu mengundang rasa penasaran. Betapa tidak. Grasberg yang merupakan area operasional PTFI - salah satu perusahaan tambang emas dan tembaga terbesar di dunia - dikenal sebagai wilayah kerja pertambangan yang memiliki lingkungan ekstrem, dengan berbagai keajaiban alam. Termasuk gletser khatulistiwa, pegunungan Jayawijaya, dan air terjun yang menawan. Selain itu, Grasberg juga dikenal sebagai area tambang yang inovatif dan menarik.
Mengingat kondisinya yang berada pada ketinggian 4.285 meter di atas permukaan laut (mdpl), setiap pengunjung yang datang ke Grasberg harus memiliki kondisi kesehatan yang prima. Setidaknya, tekanan darah harus aman. Tidak boleh melebihi 140/100 mmhg.
RM.id dan empat media lainnya: Kompas TV, Kontan, Republika, dan Bloomberg Technoz berkesempatan melihat langsung lokasi tambang Grasberg di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah atas undangan PTFI.
Baca juga : Bertemu Dokter Hewan Indonesia, Wamen Viva Bahas Sentra Sapi Perah Di Daerah
Presiden Direktur PTFI Tony Wenas, Komisaris PTFI Hinca Siburian, dan Komisaris MIND ID Grace Natalie juga ikut dalam mine tour 6-9 Desember 2024.
Kami mengawali perjalanan dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten pada Jumat (6/12/2024), dengan menumpang maskapai penerbangan milik PTFI: AIRFAST Indonesia Boeing 737-8 pada pukul 06.00 WIB.
Setelah menempuh penerbangan 4,5 jam nonstop, kami tiba di Bandara Mozes Kilangin, Timika.
Baca juga : Asthana Kemang Hadirkan Standar Jepang Dalam Pengelolaan Apartemen
Perjalanan menumpang AIRFAST ini memberikan sedikit pengalaman yang berbeda. Tak hanya frekuensi makan yang terhitung banyak dan enak - mulai dari aneka main course, snack berat, cemilan, es krim, hingga aneka minuman -, naik AIRFAST juga tak pusing memikirkan bagasi. Tak perlu pasang mata mencari koper di conveyor belt bandara. Tahu-tahu, koper sudah mendarat mulus di kamar hotel.
Kami transit semalam di Rimba Papua Hotel. Memastikan cukup istirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Bunaken-Overlook Grasberg keesokan paginya.
"Istirahat yang cukup, supaya tensinya nggak tinggi. Supaya besok bisa naik ke Grasberg," kata VP Corporate Communications Katri Krisnati.
Baca juga : Indonesia Berpotensi Kehilangan Surplus Perdagangan Rp 129 T dari China
Sabtu (7/12/2025) pagi-pagi sekali, kami sudah bangun dan sarapan. Karena harus berangkat ke heliport pada pukul 06.00 WIB.
Penting sekali mengantisipasi cuaca dingin di Grasberg yang berada pada ketinggian di atas 4.285 mdpl. Untuk itu, Rakyat Merdeka memilih pakaian berlapis kaos heattech yang dibalut kemeja, sebelum memakai jaket tebal.
Untuk bawahan, memakai legging heattech dan celana jeans. Serta kaos kaki wool. It works. Tips ini mampu membantu menahan dinginnya hawa dataran tinggi Grasberg.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.