BREAKING NEWS
 

Rilis Layanan Berbasis Digital

FIT Targetkan 7 Ribu Pelanggan DigKontrol

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 18 Desember 2019 15:42 WIB
Komisaris FIT Boby Aridarma (kiri) bersama Direktur FIT dan CEO DigKontrol Marlina saat menunjukkan aplikasi DigKontrol usai peluncurannya di Jakarta, Rabu (18/12). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Makin berkembangnya industri logistik di Tanah Air, kian mendorong PT Fitlogindo Mega Tama (FIT), sebagai perusahaan logistik menciptakan layanan aplikasi digital DigKontrol guna mempercepat layanan agar lebih efisien, terutama bagi para pelaku usaha.

Layanan berbasis digital berbasis web dan mobile aps ini menawarkan efisiensi dan optimalisasasi bisnis proses internal karena mengakselerasi secara digital tiga fungsi utama industri logistik, yakni fungsi admin, teknisi dan sopir.

Layanan ini pun baru dirilis pada September 2019. Namun jelang akhir tahun, FIT menargetkan sekitar 7 ribu customer di 2020.

Direktur FIT sekaligus CEO DigKontrol Marlina mengatakan, target tersebut dinilai optimistis mengingat peluang di industri ini cukup besar.

Baca juga : FIFGROUP Luncurkan Fiona, Bantu Pelanggan 24 Jam

"Akhir tahun ini kami fokus pada awareness dan edukasi kepada pelaku industri dengan layanan ini. Membantu bisnis proses armada logistik mereka untuk lebih maju. Sementara di 2020, kami mulai menjual dengan target 7 ribu customer," ucapnya dalam peluncuran DigKontrol di Jakarta, Rabu (18/12).

Marlina melanjutkan, DigKontrol dapat meningkatkan bisnis proses industri logistik. Pasalnya, sejauh ini masih banyak pelaku industri logistik yang lebih fokus pada pencapaian target market, tetapi lupa akan transformasi digital. Padahal transformasi digital mengoptimalkan bisnis proses dan menawarkan efisiensi dan efektivitas.

Adsense

"Pengaplikasian DigKontrol dalam bisnis proses armada yang telah dipakai klien kami, ia mampu mengoptimalisasikan pendapatan dan laba. Tapi berapa persentasenya kami belum punya data, namun bagi si pelaku usaha, mereka bisa punya data omzet maupun permintaan lebih real time," ujarnya.

Tak hanya meningkatkan laba dan omzet, pihaknya juga menawarkan efisiensi seperti laporan konsumsi bensin, biaya perjalanan armada yang dapat diketahui secara real time.

Baca juga : Inilah Transformasi Digital di Bandara Soekarno-Hatta

Menurutnya, hal ini sangat efektif, karena ini dapat menghindari truk kembali dalam keadaan kosong yang diatasi dengan digital. Sering juga terjadi kasus order minimal, tetapi biayanya mahal, ini bisa langsung dipangkas.

"Tanpa menunggu data terkumpul, biaya bisa diketahui lebih cepat, dan pada akhirnya omzet sudah bisa dikejar lebih cepat," imbuhnya.

Untuk tahap awal, aplikasi Dig Kontrol dapat diakses pengguna secara free trial selama satu bulan untuk beberapa armada. Metode kerjasama kita tidak mengikat dan terjangkau. Ini tujuannya membantu industri logistik siap hadapi tantangan dan persaingan.

"Karena tantangan industri logistik ini sangat kompleks. Seperti paper base sistem, lalu ketepatan waktu. Ada juga tantangan regulasi over loading, tarif, efisiensi, keseimbangan suplay and demand. Tantangan ini akan kita capture di inovasi berikutnya," ujarnya.

Baca juga : CIMB Niaga Bakal Rebranding Go Mobile Jadi Octo Mobile

Di tahun depan, untuk tetap bisa bersaing di industri logistik, DigKontrol bakal menghadirkan dua inovasi fitur baru untuk mendukung industri logistik, terutama untuk cost management termasuk over loading, terkait regulasi pemerintah.

Untuk dapat menggunakan aplikasi DigKontrol, pelaku bisnis cukup mendaftarkan perusahaan melalui website www.digkontrol.com dan melalui aplikasi DigKontrol di Google Play Store. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense