BREAKING NEWS
 

KAI Luncurkan Fitur Carbon Footprint

Kereta Api Transportasi Yang Ramah Lingkungan

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Kamis, 26 Desember 2024 07:05 WIB
KAI meluncurkan fitur terbaru bernama Carbon Footprint yang dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI di Stasiun Gambir, Senin (23/12/2024). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI meluncurkan Fitur Carbon Footprint, sebagai salah satu solusi transportasi yang efisien dan ramah lingkungan di Tanah Air.

Peluncuran fitur tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wir­joatmodjo.

Menurut pria yang akrab disapa Tiko ini, inovasi tersebut merupakan salah satu terobosan penting dalam mendu­kung efisiensi dan keberlanjutan transportasi di Indonesia.

“Langkah ini mencerminkan komitmen KAI memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Tiko dalam acara peresmian fitur Carbon Footprint di Stasiun Gambir, Jakarta, yang dikutip, Rabu (25/12/2024).

Selama ini, KAI telah meng­hadirkan berbagai layanan unggulan. Seperti kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh, LRT (Light Rail Transit) Jabode­bek (Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi) serta layanan kereta kom­partemen untuk perjalanan jarak jauh agar memberikan kenya­manan ekstra bagi penumpang.

Baca juga : Pemerintah Siapkan Tiga Kajian Strategis

“Dengan berbagai inovasi ini, KAI tidak hanya fokus pada keberlanjutan. Tetapi, juga pada peningkatan kualitas layanan un­tuk masyarakat luas,” kata Tiko.

Di kesempatan yang sama, Di­rektur Utama KAI Didiek Har­tantyo menjelaskan, pihaknya terus memperkuat dedikasinya menyediakan moda transportasi ramah lingkungan.

Sebagai bagian dari langkah konkret tersebut, maka dilun­curkan fitur terbaru bernama Carbon Footprint yang dapat diakses melalui aplikasi Ac­cess by KAI versi terbaru (versi 6.9.11). Fitur ini merupakan inovasi yang mengintegrasikan edukasi lingkungan ke dalam layanan transportasi.

“Lewat fitur ini, memberikan estimasi emisi karbon setiap per­jalanan yang dilakukan pelang­gan,” jelasnya.

Didiek mengungkapkan, ke­berlanjutan dan pelestarian ling­kungan adalah prioritas utama dalam pembangunan. Melalui fitur ini, perseroan ingin menegaskan bahwa kereta api tidak hanya menjadi solusi transpor­tasi efisien, tetapi juga ramah lingkungan.

Baca juga : Tanggul Laut Bisa Jadi Solusi Atasi Banjir Rob

“Inovasi ini menjadi langkah nyata KAI mendukung target pembangunan berkelanjutan dan Net Zero Emission (NZE),” ucapnya.

Selain itu, perseroan juga terus memperkuat komitmen untuk penerapan praktik bisnis berkelanjutan di Indonesia.

Berkaca pada hasil rating ESG (Environment, Social and Gover­nance) S&P Global untuk KAI, yang telah dirilis pada 18 De­sember 2024 dengan skor 41, dia menilai, sebagai tahun pertama KAI mengikuti rating ini, skor tersebut merupakan pencapaian yang sangat baik dan menem­patkan perusahaan di posisi yang kompetitif secara global.

Dengan capaian skor sebe­sar 41 tersebut, KAI termasuk dalam 20 persen teratas sektor Transportasi dan Infrastruktur Transportasi di tingkat global.

Keberhasilan ini, kata Didiek, mencerminkan keseriusan dan dedikasi KAI dalam memulai perjalanan keberlanjutan di tahun pertama proses penilaian ESG.

Baca juga : Liverpool Vs Leicester City, Si Merah Siap Menyala

“Membangun reputasi sebagai perusahaan transportasi massal yang berkelanjutan dan berkon­tribusi pada target keberlanjutan global,” katanya.

Vice President (VP) Public Relations KAI Anne Purba menambahkan, fitur ini mem­berikan edukasi nyata kepada masyarakat bahwa kereta api adalah moda transportasi yang lebih ramah lingkungan, jika dibandingkan moda transportasi lain seperti mobil pribadi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense