BREAKING NEWS
 

5.000 Lebih Siswa Kenali Energi Transisi Lewat 12 SEB Pertamina

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Jumat, 31 Januari 2025 08:43 WIB
Program Sekolah Energi Berdikari. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) telah mengedukasi 5.512 siswa dan 551 guru di seluruh Indonesia dalam 12 Program Sekolah Energi Berdikari (SEB) Pertamina di tahun kedua. Hasilnya, program SEB Pertamina berhasil memproduksi energi hingga 57.816 kilowatt hour (Kwh) dan mereduksi emisi karbon setara 45.840 kg karbon dioksida (Co2) per tahun.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Program SEB menjadi program unggulan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Pertamina di area sekolah untuk mengedukasi pelajar di tingkat SMP dan SMA mengenai berbagai aspek energi, termasuk jenis-jenis energi, cara penggunaannya, serta bagaimana mengelola dan mengejar energi dengan bijak. 

Baca juga : Anak-anak Lebih Sehat, Wakil Kepala BP Taskin: Narasi Negatif Tentang MBG Hoax

“SEB Pertamina merupakan komitmen kami dalam membangun kompetensi generasi muda yang peduli terhadap keberlanjutan energi dan lingkungan. Hal ini juga sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah Prabowo, untuk memperkuat sumber daya manusia Indonesia terutama di bidang sains dan teknologi,” ujar Fadjar.

Adsense

Fadjar menambahkan, pada tahun kedua ini, Program SEB ini telah dijalankan di 12 sekolah di berbagai wilayah di Indonesia. Setiap sekolah telah terpasang panel surya berkapasitas 3,3 kilowatt peak (kWp) dan baterai berkapasitas 5 kWp. Salah satu program teranyar, yakni implementasi panel surya di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang yang diresmikan pada Sabtu, 25 Januari 2025. Program SEB di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang dijalankan Pertamina melalui PT Pertamina EP Rantau Field. 

Baca juga : Singapura Komit Investasi Energi Hijau di Indonesia, Kadin Sambut Baik

Selain di Aceh, Pertamina juga telah menjalankan Program SEB di SMKN 1 Mojosongo, Boyolali (Jawa Tengah), SMA 1 KP Paseh Ibun, Kabupaten Bandung (Jawa Barat) dan beberapa daerah lainnya. Dari berbagai sekolah tersebut, sebanyak 9 sekolah telah mendapat penghargaan Sekolah Adiwiyata yang diadakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Kepala Sekolah SMKN 1 Mojosongo, Agus Margono menuturkan rasa terima kasih atas kepedulian Pertamina melalui SEB ini. “Saat ini SMKN 1 Mojosongo telah memperoleh predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri yang merupakan predikat tertinggi. Untuk itu kami berharap program SEB yang kami jalankan dapat semakin menguatkan dan mempertahankan capaiannya tersebut,” ujarnya.

Baca juga : Menteri BUMN Dukung Strategi Pertumbuhan Ganda Pertamina

Pada SEB, para siswa juga diberikan kegiatan berupa penanaman pohon, inovasi teknologi inovasi ramah lingkungan, hingga edukasi transisi energi dimana tim Pertamina melakukan sosialisasi kepada siswa dengan topik seputar energi bersih dan gaya hidup peduli lingkungan. Selain untuk meningkatkan kompetensi siswa secara umum, sebanyak 227 siswa telah terpilih menjadi Green Warrior atau duta Pertamina untuk mendorong kegiatan ramah lingkungan di sekolah. 

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense