RM.id Rakyat Merdeka - MIND ID, BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia, terus mendorong pengembangan proyek strategis PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) guna mendukung pencapaian swasembada aluminium nasional.
Langkah ini menjadi strategi utama dalam memperkuat equity story INALUM yang direncanakan akan melantai di bursa saham pada tahun 2026-2027.
Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo, menjelaskan bahwa perseroan membuka peluang bagi investor untuk bergabung dalam pengembangan proyek strategis INALUM ke depan.
Baca juga : Selamatkan Sritex, Menperin Bakal Temui Kurator, Targetkan Tetap Produksi
Namun, MIND ID perlu memastikan bahwa INALUM memiliki kinerja yang solid serta prospek bisnis yang progresif sebelum memasuki pasar saham.
"Memang, MIND ID sedang menyusun equity story yang kuat untuk INALUM. Kami tidak ingin IPO INALUM sekadar melepas saham, tetapi juga membawa nilai tambah bagi investor dan industri nasional. Kami yakin INALUM akan menjadi perusahaan yang menarik bagi investor nasional maupun global," ujar Dilo dalam keterangannya Kamis (6/2/2025).
Saat ini, INALUM fokus pada peningkatan kapasitas smelter aluminium dan pengembangan proyek-proyek strategis, termasuk pembangunan smelter kedua.
Baca juga : Bos DPD Ajak Pemerintah Optimalkan BUMDes Untuk Koperasi Produksi
Kapasitas smelter INALUM di Kuala Tanjung saat ini mencapai 275 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan aluminium domestik diperkirakan mencapai 1,2 juta ton per tahun.
"Kami menargetkan peningkatan kapasitas smelter aluminium hingga tiga kali lipat, mendekati 1 juta ton per tahun. Ini akan memenuhi kebutuhan domestik dan memperkuat posisi INALUM sebagai pemain utama di industri aluminium nasional dalam mendukung swasembada," papar Dilo.
Lebih lanjut, Dilo menjelaskan bahwa INALUM akan menjadi bagian integral dalam rantai pasok industri baterai dan kendaraan listrik nasional.
Baca juga : ABM Investama Perkuat Komitmen ESG Lewat Buku ABM dan Sepenggal Kisah Pembelajaran
Strategi ekspansi INALUM ini juga mendukung program utama Pemerintah yaitu Hilirisasi dan juga Asta Cita Presiden Prabowo.
"Kami melihat aluminium sebagai bahan baku penting bagi industri masa depan, termasuk baterai dan kendaraan listrik," ujar Dilo.
"Dengan memperkuat INALUM, kami juga memperkuat ekosistem hilirisasi MIND ID secara keseluruhan, sekaligus menciptakan optimisme bagi calon investor INALUM di masa depan," pungkas Dilo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.