Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) BNI Xpora mendapat respons positif dari pelaku pasar.
Tidak hanya menjadi contoh implementasi tata kelola Environmental, Social & Governance (ESG) yang baik, tetapi dampak ke bisnis juga dinilai positif.
BNI Xpora merupakan suatu ekosistem digital yang diinisiasi oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI untuk membantu UMKM dalam mengembangkan bisnis dan berorientasi ekspor.
Setelah 3 tahun diluncurkan sejak Agustus 2021, Xpora menunjukkan perkembangan yang positif. Saat ini Xpora sudah memiliki enam program atau operating model.
Adapun enam program tersebut antara lain business advisory, business matching, sales/services, trade specialist, exhibition B2B, 7 Xpora Hub & portals.
Baca juga : KLHK Perkuat Peran Masyarakat Dalam Upaya Pengendalian Karhutla
Hingga kuartal ketiga 2024, BNI menyalurkan fasilitas pinjaman sebesar Rp 31 triliun kepada nasabah yang tergabung dalam program BNI Xpora.
Dari jumlah tersebut, sektor-sektor yang menjadi debitur Xpora antara lain perusahaan manufaktur sebanyak 44 persen, kemudian perdagangan sektor perikanan, kayu dan kerajinan tangan sebesar 23 persen, pertanian sebesar 18 persen dan sisanya adalah sumber daya alam dan lain-lain.
Analis Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta mengatakan, selama ini BNI selalu fokus pada layanan luar negeri yaitu remitansi serta layanan treasury.
Melalui Xpora, dia berharap bisa berdampak positif bagi BNI. Menurut dia, kinerja Xpora diharapkan akan meningkat ke depannya. Sebab, UMKM dinilai tahan terhadap berbagi hal baik itu yang disebabkan oleh faktor domestik maupun eksternal.
Sederet hal ini, menurutnya akan menjadi katalis positif bagi kinerja BNI di pasar modal.
nMenurutnya, dengan adanya realisasi ini BNI berhasil memberdayakan UMKM dan layak sebagai internasional bank karena berkomitmen terhadap tata kelola ESG.
Baca juga : BSI Perkuat Layanan, Dukung PON XXI Aceh-Sumut 2024
"Hal Ini akan meningkatkan kinerja dan bisa jadi katalis positif bagi investor. Investor yg punya BBNI akan mengakumulasi saham BNI,” ujar Nafan.
Tercatat sebagian besar anggota Xpora yang berorientasi ekspor adalah UMKM yang angkanya mencapai 99 persen.
Selain dari sisi lending, Xpora juga tercatat meningkatkan CASA BNI, di mana hingga kuartal ketiga tahun ini, tercatat sebesar Rp 5,2 triliun, naik dibanding data terakhir Desember 2021 yang sebesar Rp 3 triliun.
Tak hanya sampai situ, pada 5 September 2024 Xpora melebarkan sayap dengan membuka kesempatan baru di Benua Kangguru.
BNI membuka kantor perwakilan di Sydney, yang artinya ini adalah kantor perwakilan bank Indonesia pertama di Australia. Dibukanya kantor perwakilan ini membuktikan bahwa BNI berkomitmen memperluas jangkauan pelayanan perbankannya secara global.
Baca juga : BAZNAS dan POROZ Berhasil Perkuat Kolaborasi Dampak Zakat
Tak hanya itu, BNI juga fokus pada pasar yang memiliki hubungan erat dengan Indonesia serta potensi pertumbuhan yang signifikan.
Adapun hingga saat ini, BNI memiliki kantor-kantor luar negeri di berbagai negara mulai dari Singapura, Hong Kong, Tokyo, Seoul, London, Amsterdam hingga New York.
Setiap kantor luar negeri ini berfungsi sebagai perpanjangan dari layanan perbankan BNI, yang dirancang untuk melayani nasabah korporasi dan ritel, mendukung perdagangan internasional, dan menyediakan akses ke pasar keuangan global.
Kantor-kantor ini memainkan peran penting dalam menghubungkan nasabah Indonesia dengan peluang-peluang bisnis yang tersedia di pasar internasional, sekaligus mendukung perusahaan-perusahaan global yang ingin berbisnis di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya