BREAKING NEWS
 

Tak Ciut Hadapi Ancaman Tarif Tambahan AS, China Pastikan Berjuang Sampai Akhir

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Selasa, 8 April 2025 10:04 WIB
Ilustrasi bendera China (Foto: Pexels)

RM.id  Rakyat Merdeka - China tak gentar menghadapi Amerika Serikat (AS), yang mengancam akan menjatuhkan tarif impor tambahan sebesar 50 persen, jika Negeri Tirai Bambu tidak mencabut tarif balasan 34 persen pada Selasa (8/4/2025).

Jika tarif tambahan 50 persen itu benar-benar terwujud, seluruh produk China yang masuk ke AS bakal kena tarif 104 persen. Karena pada 2 April 2025, AS telah mengumumkan tarif resiprokal atau timbal balik sebesar 34 persen untuk China. Sebelumnya, saat kembali menjabat Presiden AS pada Januari 2025, Trump juga telah menetapkan dua bea masuk tambahan sebesar 10 persen. 

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Gelar Ramp Check, Pastikan Mobil Tangki Siap Layani Pemudik

“Kami tegas mengambil tindakan balasan untuk melindungi hak dan kepentingan negara kami, jika Amerika Serikat meningkatkan tarifnya,” demikian pernyataan Juru Bicara Kementerian Perdagangan China, seperti dikutip Xinhua, Selasa (8/4/2025).

Adsense

“Tarif timbal balik AS terhadap China tidak berdasar. Itu merupakan praktik umum intimidasi sepihak,“ imbuh pernyataan tersebut.

Baca juga : PM Kanada: Hubungan Manis Dengan AS Telah Berakhir

China menegaskan, tindakan balasan yang dilakukannya merupakan langkah sah yang bertujuan melindungi kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan negaranya. Di samping mempertahankan tatanan perdagangan internasional yang normal.

Eskalasi tarif tersebut dinilai memperparah kelakuan AS, dan semakin mengungkap watak pemeras yang tidak akan pernah diterima China. 

Baca juga : Dukung Dapur MBG dan Mudik Lebaran, PGN Gagas Pastikan Pasokan Gas Bumi Aman

"Kami akan berjuang sampai akhir, jika AS bersikeras menempuh jalan yang salah," tegas Juru Bicara Kementerian Perdagangan China.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense