Dark/Light Mode

Hadapi Angkutan Lebaran 2025, Begini Strategi Menhub dan Pemprov Lampung

Kamis, 13 Maret 2025 21:43 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan koordinasi dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. (Foto: Kemenhub)
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan koordinasi dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. (Foto: Kemenhub)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan koordinasi dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, guna membahas strategi menghadapi lonjakan pergerakan masyarakat selama masa angkutan Lebaran 2025.

Pertemuan berlangsung di Kantor Gubernur Lampung, Bandara Lampung, Kamis (13/3).

Menhub Dudy mengungkapkan bahwa Lampung diperkirakan menjadi salah satu wilayah dengan mobilitas tinggi selama Lebaran, dengan jumlah pemudik mencapai 5,1 juta orang atau meningkat 3,5 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Ada sejumlah titik yang kami identifikasi berpotensi mengalami kepadatan akibat tingginya pergerakan masyarakat, baik dalam perjalanan lintas provinsi maupun di dalam wilayah Lampung,” ujar Menhub dalam keterangan tertulis, Kamis (13/3).

Baca juga : Siap Sambut Lebaran 2025, Progres Perbaikan Jalan Di Jateng Capai 95 Persen

Salah satu fokus utama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) adalah mengantisipasi kepadatan di jalur arteri yang sering terdampak pasar tumpah.

Di Lampung, terdapat enam lokasi yang diprediksi menjadi titik pasar tumpah, yakni Pasar Liwa, Pasar Krui, Pasar Unit II Tulang Bawang, Plaza Bandar Jaya, Pasar Natar, dan Pasar Pringsewu.

Selain itu, kepadatan juga berpotensi terjadi di tempat-tempat wisata yang menjadi destinasi favorit selama libur Lebaran.

Di antaranya Museum Lampung, Taman Wisata Lembah Hijau, Lengkung Langit Dua, Slanik Waterpark, Pantai Arang, Pantai Semukuk, Pantai Kedu, Pantai Kedu Warna, Air Terjun Way Tebing Cepa, Makam Radin Inten, Pantai Minang Rua, dan Pantai Way Muli.

Baca juga : Menhub Koordinasikan Kesiapan Angkutan Lebaran Bersama Sri Sultan

Menhub menegaskan pentingnya dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam pengelolaan arus wisatawan, penyediaan informasi yang jelas kepada masyarakat, serta peningkatan fasilitas di lokasi wisata.

“Kami berharap, Pemprov Lampung dapat bersinergi dalam pengaturan lalu lintas, penyediaan area parkir yang cukup, serta penempatan posko kesehatan dan keamanan di titik-titik strategis guna memastikan kelancaran pergerakan wisatawan selama libur Lebaran,” tambahnya.

Keselamatan di Jalur Perlintasan Kereta Api

Selain kepadatan lalu lintas, Menhub juga menyoroti aspek keselamatan di jalur perlintasan langsung (JPL).

Dari total 139 JPL sebidang di Lampung, terdapat 17 titik yang masuk dalam kategori rawan kecelakaan atau temperan.

Baca juga : Herman Deru Resmikan Operasional Angkutan Penyeberangan KMP Puteri Leanpuri

Dari jumlah tersebut, lima titik dijaga, sementara 12 titik lainnya tidak memiliki petugas jaga.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.